ADIWIYATA: Siswa-siswi SDN Bhayangkara Jogja memunguti sampah sambil jalan-jaln merayakan Hari Kartini sekaligus Hari Bumi Sabtu (20/4).

JOGJA – Banyak hal bisa dilakukan guna mengenang jasa RA Kartini. Memperingati lahirnya pahlawan nasional asal Jepara, Jawa Tengah, itu dengan berbuasana tradisional seolah telah menjadi rutinitas lembaga pendidikan di Jogjakarta.

SDN Bhayangkara Jogja mengemas perayaan Hari Kartini dengan cara inspiratif. Jumat (20/4) sebanyak 467 siswa sekolah tersebut diajak berkeliling Kampung Klitren hingga Embung Langensari. Tentu saja semuanya mengenakan busaha tradisional. Itu bukan sekadar jalan-jalan biasa. Para siswa diminta memungut sampah yang berserakan di sepanjang perjalanan. “Temanya ‘Kartini Ayu lan Resikan’. Ini peringatan Hari Kartini, sekaligus Hari Bumi,” ujar Kepala Sekolah SDN Bhayangkara Jogja Dewi Partini di sela mendampingi perjalanan siswa.

Menurut Dewi, Kartini adalah sosok perempuan cantik yang menyukai kebersihan. Nah, guna mengigat jasa-jasa Kartini para siswa diajarkan mencintai kebersihan lingkungan sejak dini.

Peringatan Hari Kartini bertema lingkungan menjadi momentum penting bagi SDN Bhayangkara. Terlebih sekolah tersebut telah mendapat penghargaan Adiwiyata dari Pemprov DIJ.

Menurut Dewi, para siswanya telah terbiasa menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dengan piket harian. Makanya, memungut sampah di jalanan bukanlah hal yang menjijikkan bagi mereka. Setiap pagi para siswa rutin menyiram tanaman sesuai jadwal piket. Aksi pungut sampah juga rutin dilakukan setiap pelajaran olahraga. (cr3/yog/mg1)