GUNUNGKIDUL – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menghendaki pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berjalan lancar dengan hasil memuaskan. Salah satu progresnya adalah dengan menyiapkan tim helpdesk.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, untuk mewujudkan sukses UNBK 2018 harus diawali dengan dukungan sarana dan prasarana (perangkat), jaringan internet, pasokan listrik, SDM teknis, dan tim helpdesk. “Selain itu ditunjang dengan koordinasi, sinergi antarinstansi, bimbingan dan pembinaan pelatihan bagi tenaga teknisi/proktor di sekolah. Itu sudah kami persiapkan,” kata Bahron Rasyid Minggu (22/4).

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Kisworo menjelaskan, jumlah satgas helpdesk ada 8 orang. Rinciannya, dua orang masing-masing dari provinsi dan pusat, sisanya tenaga dari Gunungkidul. “Tugas tim helpdesk ini nantinya untuk sinkronisasi jika ada kendala download materi soal dari proktor di sekolah,” ujarnya.

Kata Kisworo, proktor adalah orang yang bertanggungjawab mengendalikan server di sekolah. Itu pun satgas helpdesk turun tangan jika tenaga dari daerah mengalami kendala. Artinya tugas satgas helpdesk ini sifatnya hanya menunggu info proktor dari sekolah.

Menurutnya, cara kerja satgas helpdesk cukup simpel, karena tidak harus mendatangi sekolahan yang mengeluhkan adanya kendala teknis UNBK. Cukup dengan byphone kemudian dipandu lewat suara saja sudah bisa. “Laporan terakhir sudah tersinkronisasi semua,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP N 2 Wonosari Purwanto mengaku sudah mempersiapkan UNBK dengan maksimal. Bedanya, persiapan dengan tahun lalu adalah kali ini lebih dimatangkan. Dia berkeyakinan siswa juga sangat siap.”Ujian tahun lalu kami mendapatkan peringkat bagus, baik itu di tingkat kabupaten maupun provinsi,” kata Purwanto.

Mengenai fasilitas penunjang UNBK, sekolah telah menyediakan sebanyak 84 unit komputer yang di antaranya tiga server dan satu cadangan. “Seusai dengan sosialisasi dari pemprov, kami sudah sediakan UPS di server, sehingga meski nanti mati listrik data masih tersimpan,” ujarnya. (*/gun/laz/mg1)