SLEMAN – Menang, dan sang bintang mencetak gol di laga debut. Itulah gambaran partai perdana PSS Sleman di Liga 2 2018 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Kamis (26/4). Gawang sang tamu, PS Mojokerto digelontor tiga gol masing-masing melalui sepakan Dave Mustaine menit 20, Taufan Hidayat (83), dan Cristian ‘El Loco’ Gonzales menit 85. Tim tamu sempat memperkecil margin lewat gol Indra Setiawan jelang bubaran.

“Ini hasil positif untuk modal selanjutnya. Saya sempat ada sedikit kekhawatiran karena ada penurunan tempo di babak pertama. Tapi anak-anak akhirnya bisa berjuang maksimal untuk menang,” kata pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto setelah pertandingan.

Ya, kedua tim bermain dengan tempo lambat sepanjang babak pertama. Meskipun mencetak gol menit 20, namun lawan tampil lebih agresif. PSS merespons dengan kerap mendelay bola ke belakang. Kondisi yang sebetulnya riskan jika terlalu menurunkan garis pertahanan. Terkait itu, kapten tim yang juga bek tengah Ahmad Hisyam Tolle punya alasanya. “Cuaca sangat panas, karena laga awal jadi masih tegang. Kami bawa bola turun ke belakang agar menjaga bola biar kepercayaan diri muncul. Sehingga bisa kembali percaya diri membangun serangan,” jawabnya.

Di babak kedua, The Lasmojo, julukan Mojokerto Putra juga bermain efektif dan banyak menciptakan peluang. Sayang, beberapa peluang itu banyak terbuang dan belum mengarah ke gawang. Tak mau terus tertekan, Herkis memasukan Syamsul Chaeruddin, Rangga Muslim, dan Cristian Gonzales.

Setelah sejam tanpa gol, tuan rumah menggandakan keunggulan lewat sepakan Taufan Hidayat memanfaatkan umpan Rangga Muslim. Taufan juga ikut andil dalam gol Cristian Gonzales yang disambut gegap gempita seisi stadion. Umpannya dari sisi kanan pertahanan Mojokerto disundul pemain nomor 10 tersebut.

“El Loco, kualitasnya kami tidak ragu. Fisik saja yang jadi perhatian,” kata Herkis Sehingga dia memainkannya di sepertiga akhir babak kedua. Tapi positifnya El Loco tahu posisi dan penempatan yang bagus. Namun dia berharap tidak berhenti di sini. Sebab, masih banyak gol yang harus diburu. Sayangnya, PSS masih juga kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Inilah pekerjaan rumah yang masih harus terus dibenahi.

Pelatih PS Mojokerto Putra Jamal Yastro mengakui jika pertandingan perdana tersebut hasilnya kurang bagus. Mekipun dia juga mengakui PSS bermain lebih bagus. Namun di sisi lain, anak asuhnya juga memberikan perlawanan. “Detik-detik tertentu kami kebobolan dan itu gol yang sulit diantisipasi,” ujarnya.

Kapten tim dan pencetak satu-satunya gol PSMP Indra Setiawan mengatakan, di pertandingan selanjutnya melawan PSIM Jogja dia berharap bisa meraih hasil yang lebih baik. Mereka akan memperbaiki kekurangan,termasuk memaksimalkan peluang yang banyak terbuang menjadi gol. “Semoga melawan PSIM kami bisa mencuri poin,” tuturnya. (riz/din/mg1)