SLEMAN – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIJ meringkus tiga tersangka perampokan Circle K Sorogenen Purwomartani Kalasan. Ketiganya, Angga Samion Tarigan, 23; Caesar Arya Kusuma, 25; dan Andreas Budi Hariyanto, 26. Ketiganya diduga mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan sebelum merampok.

Direskrimum Polda DIJ Kombespol Hadi Utomo mengatakan penangkapan berkat bantuan rekaman CCTV. Ketiga pelaku tergolong nekat. Beraksi di tempat ramai dan tidak mengenakan penutup muka. Lokasi perampokan di jalan nasional dan ramai kendaraan.

“Aksi 26 Maret 2018 itu membuat kami penasaran karena ketiga pelaku ini nekat sekali. Saat didalami ternyata sebelumnya sempat meminum oplosan. Inilah yang membuat ketiganya tidak memiliki rasa takut dan tidak berpikir panjang,” kata Hadi di Mapolda DIJ Kamis (26/4).

Berdasarkan rekaman CCTV ketiga pelaku telah menyiapkan skenario. Mulai dari mengamankan penjaga toko, mengambil barang hingga mengawasi halaman.

Pelaku membawa senjata tajam. Ketiga pelaku membawa 77 bungkus rokok berbagai merk. Mereka juga merampas ponsel Xiaomi Redmi Note 2 dan Samsung.

“Pelaku kabur ke arah utara, tapi ketiganya terjatuh. Rokok-rokok yang dirampok tercecer dan diamankan personel Polsek Kalasan. Angga berprofesi sebagai pengamen, sementara Caesar dan Andreas buruh,” ujar Hadi.

Angga mengakui sempat minum oplosan. Dia beli di kawasan Jalan Afandi. Awalnya, ketiganya tidak berencana merampok Circle K.

Dalam pengakuannya merampok hanya mengambil rokok. Dipilih rokok karena ketiganya perokok aktif dan sedang ingin merokok. Namun berdasarkan rekaman CCTV mereka juga merampas ponsel karyawan toko.

“Kondisi kami bertiga saat itu sedang mabuk. Pedang yang kami bawa untuk mengancam milik saya,” ujar Angga.

Tersangka Caesar merupakan residivis. Ketiganya diancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara untuk ayat 1 selama 9 tahun dan ayat 2 dengan ancaman kurungan 12 tahun. (dwi/iwa/mg1)