MAGELANG–Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) akan menjadi garda terdepan dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 mendatang. Menurut Plh Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Ninik Mardiastuti, di wilayahnya total ada 230.000 personel Linmas yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Mereka kini sudah dikondisikan untuk siap menyongsong gelaran Pilkada serentak.

“Mereka nanti akan bertugas di tiap tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak dua personel. Tugasnya bukan di dalam TPS, tapi di luar untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebelum, saat, dan sesudah pemungutan suara,” katanya, saat Apel Siaga Satlinmas se-eks Karesidenan Kedu di Alun-alun Kota Magelang, kemarin.

Menurutnya, sebelum bertugas, mereka sudah diberi pembekalan yang cukup untuk semakin siap menjalankan tugas saat Pilkada tersebut. Bahkan, selama empat hari mereka digembleng secara fisik dan mental di Secaba Magelang untuk memantapkan diri sebelum bertugas. Apalagi anggota Satlinmas saat ini memiliki usia bervariasi dari 20 sampai 70 tahun “Mereka juga mengikuti bimbingan teknis tentang Pilkada 2018, sehingga benar-benar siap dalam menjalan tugasnya nanti. Dalam bertugas nanti, Satlinmas bergabung dengan satuan lain, yakni TNI dan Polri,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina berharap satlinmas meningkatkan kesiapsiagaan. Juga mampu antisipasi gangguan terhadap ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. “Mendekati Pilkada serentak, dinamika politik cenderung meningkat. Potensi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat akan ikut menguat. Sehingga, Satpol PP dan Satlinmas harus lebih meningkatkan kesiapsiagaannya,” ujarnya.

Dijelaskan, para personel Satpol PP dan Satlinmas juga dituntut meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi baik vertikal maupun horisontal dengan instansi terkait, seperti KPU, TNI, Polri, dan Kesbangpol di daerah masing-masing. “Dasar hubungannya tugas fungsional masing-masing, saling membantu, dan menghormati dengan mengutamakan kepentingan umum, bukan golongan. Pemerintah mengapresiasi loyalitas Satpol PP dan Satlinmas serta kami harap terus meningkatkan kualitasnya,” jelasnya.

Windarti mengingatkan agar para anggota Satpol PP dan Satlinmas untuk selalu melakukan pendekatan dengan tokoh agama, tokoh masyarakt, dan tokoh adat. Tujuannya agar turut serta dalam upaya mencegah dan menyelesaikan segala potensi gangguan ketertiban umum. “Yang perlu dikedepankan dalam upaya ini adalah prisip kearifan lokal,” tandasnya.

Apel diikuti sekitar 750 personel baik laki-laki maupun perempuan. Mereka sempat dihibur oleh penampilan apik dari drumband SMK Kesdam Magelang. (dem/din/mg1)