JOGJA – Berada di kawasan pemukiman padat, selain rawan gempa juga rawan terjadi kebakaran. Untuk itu, selain melatih kesiapsiagaan warga dengan simulasi mitigasi bencana, Kampung Tangguh Bencana (KTB) Purwodiningratan juga mendorong supaya wilayahnya juga bisa dialiri hidran kampung untuk antisipasi kebakaran di kampung pembuat bakpia itu.

“Karena gang-gang sempit mobil pemadam tidak bisa masuk, harapan kami ada hidran kampung supaya bisa menjangkau jika kebakaran di tengah kampung,” tuturnya KTB Purwodiningratan Lilik Zamroni.

Ketua RW 09 Purwodiningratan itu menambahkan, dalam simulasi bencana juga penting dijelaskan mengenai koordinasi untuk mendata warga, terutama yang mengalami luka maupun harus dievakuasi. Petugas KTB juga diminta segera melaporkan kepada instansi terkait, termasuk jika memerlukan bantuan evakuasi. Juga para ibu yang segera membuka dapur umum jika ada pengungsian.

Menurut Lilik, simulasi sebagai persiapan warga jika sewaktu-waktu terjadi bencana. “Kami tidak mengharapkan tapi jika terjadi (bencana) warga sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ungkapnya.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Agus Winarto menilai selama ini di setiap kegiatan KTB dinilai sudah siap menjalankan prosedur kesiapsiagaan. Mulai dari pelaporan kejadian bencana ke aparat kepolisian, kodim, lurah, dan camat hingga penanganan darurat yang melibatkan warga. Agus meminta supaya aparat wilayah setempat juga siap jika terjadi bencana.
“Seperti pengurusan surat-surat berharga yang hilang akibat bencana, instansi terkait harus tanggap, jangan memberatkan korban,” pesannya.

Mantan camat Umbulharjo itu menambahkan saat ini, dari sekitar 250 kampung yang ada di Kota Jogja, 90 diantaranya sudah terdapat KTB. Tahun ini direncanakan ada penambahan 10 rintisan KTB baru di Kota Jogja. Menurutnya, pembentukan KTB diprioritaskan untuk wilayah yang memiliki potensi bencana.

“Yang kami kejar bukan jumlahnya, tapi keberadaan KTB itu benar-benar berfungsi dan memberikan informasi mitigasi bencana,” ungkapnya. (pra/ila/mg1)