KULONPROGO – Kodim 0731/Kulonprogo menggelar Geladi Posko sebagai kesiapan menghadapi bencana di Kulonprogo. Geladi digelar tiga hari hingga Kamis (24/5). Tujuannya mematangkan koordinasi dan menyamakan persepsi penanganan bencana.

Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulonprogo, Letkol Inf Dodit Susanto mengatakan geladi diikuti seluruh instansi terkait. Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Kesehatan, Kepolisan, Satpol PP, dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) selaku pengelola Waduk Sermo.

“Geladi Posko menekankan koordinasi. Mematangkan pemahaman dan menyamakan persepsi dalam hal penanganan bencana. Kami mengambil contoh bencana jebolnya waduk Sermo. BBWSSO diberi kesempatan untuk paparan, sebab dia yang tahu persis kondisi nyata dan hakekat ancaman Sermo seperti apa,” kata Dodit.

Potensi bencana di wilayah Korem 072/Pamungkas cukup banyak. Selain kemungkinan jebolnya Waduk Sermo, juga ada Waduk Sempor dan Waduk Wadas Lintang di Kebumen. Gunung Merapi di wilayah Magelang dan Sleman, serta potensi bencana lain yang meliputi bencana banjir, longsor, gempa bumi, angin kencang bahkan tsunami.

“Harapan saya di hari ketiga simulai bisa dilakukan di Kulonprogo. Sehingga masyarakat bisa tahu secara langsung, bagaimana dan harus berbuat apa jika terjadi bencana. Bagi kami kegiatan ini jelas sangat penting, sangan sampai setelah ada bencana baru bingung,” kata Dodit.

TNI AD sudah terbiasa dilatih menghadapi apa yang akan terjadi. Termasuk penanganan bencana, perlu latihan atau geladi bersama sehingga para personel dan instansi terkait memiliki gambaran penanganan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Gusdi Hartono mengatakan geladi posko itu bisa diartikan sebagai rapat pemangku kebijakan menghadapi bencana. Dandim, Bupati, Kepala BBWSO semua duduk bersama untuk berkoordinasi.

“Dengan geladi ini, BPBD mengusulkan ke bupati, jika terjadi kebencana tingkat kabupaten maka Kepala Pelaksananya adalah Dandim,” ujar Gusdi. (tom/iwa/mg1)