MUNGKID – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu membuka Pendidikan Siswa SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang Angkatan XXIX. Dalam kesempatan ini, Menhan meminta agar insiden yang baru-baru ini terjadi di asrama siswa, tidak terulang kembali. Menhan juga meminta tidak ada lagi intervensi orang tua terhadap pola pendidikan di TN.

“Saya tidak ingin terulang kembali insiden yang sangat memalukan dan telah mencoreng citra SMA TN itu,” kata mantan kepala Staf TNI Angkatan Darat ini, akhir pekan lalu.

Dijelaskan, reputasi TN yang sudah dibangun dengan susah payah harus terus dipelihara dan dijaga marwahnya. Intervensi orang tua kepada lembaga (SMA TN) diupayakan seminimal mungkin. Yakni sebatas pada saran dan masukan melalui Komite Sekolah.

“Itu pun sebatas untuk proses penyempurnaan pendidikan, dan tidak keluar dari ketentuan serta aturan yang telah dibuat oleh para founding fathers,” tutur Menhan

Ryamizard Ryacudu menuturkan, siswa SMA TN yang terpilih sebanyak 361 siswa baru dari 35 provinsi di Indonesia adalah putra putri terbaik. Mereka dipilih dengan kriteria dan standar yang sangat tinggi dari sekitar 4.000 pendaftar.

“Tugas kalian di sini adalah belajar, belajar, dan belajar serta berjuang keras untuk menimba ilmu, pengalaman, dan keterampilan. Hilangkan rasa malas, asal-asalan, egois dan cengeng. Saya sangat bangga kepada kalian semua.

Khususnya kepada para siswa, pamong, guru dan pembina. Namun ingat, jangan pernah sekali-sekali kalian kecewakan kebanggaan saya itu!,” tandas Menhan.

Dalam laporannya, Kepala SMA TN Brigjen TNI (Purn) Soebagio menegaskan, pihaknya mengimplementasikan Kurikulum 2013 Kemendikbud dengan sistem kredit semester. Dipadukan dengan kurikulum khusus SMA TN yang bertujuan mengembangkan potensi kepemimpinan siswa yang dikelola dalam bentuk sekolah berasrama penuh.

“Sebagai implementasi kurikulum itu, proses pendidikan di SMA Taruna Nusantara diselenggarakan dalam tiga tahap, yakni tahap penanaman dasar-dasar kedisiplinan dan kepemimpinan di kelas X, tahap penumbuhan dan pengembangan di kelas XI, dan tahap pemantapan di kelas XII,” ujar Soebagio. (dem/laz/mg1)