MAGELANG – Teror kepada masyarakat dengan menempatkan kardus berisi jam dan kabel di tengah jalan, menjadi penyelidikan polisi. Menurut Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan, pihaknya akan melacak pelaku perbuatan yang sempat membuat resah warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ini. Pengejaran terhadap pelaku untuk mengetahui motif tindakannya.

“Kami harus tahu motifnya apa. Saya sudah perintahkan Kapolsek Magelang Utara untuk mengungkap kasus ini dengan dibantu Satreskrim,” katanya Kamis  (19/7).

Seperti diketahui, kardus itu ditempatkan seseorang di Jalan Jeruk, Kelurahan Kramat Selatan, Magelang Utara, Rabu (18/7) malam. Masyarakat yang ketakutan kemudian melapor ke polisi. Kapolres terjun langsung mendatangi TKP dan melihat para anggotanya melakukan olah TKP. Dalam menangani kasus ini, Polres Magelang Kota meminta bantuan tim penjinak bom (jibom) Gegana Polda Jateng.

“Hasilnya diketahui tidak ada bom di dalam kardus itu. Hanya terdapat jam dinding berukuran 10 cm dan plastik. Meski begitu, temuan ini membuat resah warga. Akan kami selidiki, termasuk memeriksa sidik jari yang ditinggalkan untuk barang bukti,” tuturnya

Dijelaskan, kejadian bermula ketika pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 21.00. Warga yang berinisial YB, 52, yang tengah melintas di sekitar lokasi dari arah barat menuju timur. “Orang itu kemudian menemukan sebuah kardus tergeletak di tengah jalan. Saat itu ia ingin menendangnya, tapi karena ada jam dinding ukuran kecil, maka ia lapor ke Polsek Magelang Utara,” jelasnya.

Usai menerima laporan, pihaknya langsung melakukan pengecekan dari radius 200 meter. Lalu menghubungi tim penjinak bom Gegana Polda Jateng untuk ikut membantu penanganan. Sekitar pukul 23.45, tim jibom tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan sampai pukul 00.45. “Ternyata kardusnya kosong. Hanya berisi plastik dan jam dinding,” ujarnya.

Kejadian ini diakuinya baru pertama kali terjadi sejak dia bertugas di Polres Magelang Kota. Ia pun tidak menduga akan terjadi peristiwa ini. Maka, atas peristiwa ini ia mengimbau warga Magelang untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan.

“Ada hal baru, temuan baru, maka warga sendiri yang tahu. Harus cepat lapor dan sistem keamanan lingkungan harus ditingkatkan,” tandasnya. (dem/laz/mg1)