JOGJA – Tak hanya dijual per kilogram, kini beras dijual dalam kemasan sachet. Jadi tak ada lagi alasan beras sulit dijangkau oleh masyarakat. Beras sachet ini dikenalkan ke masyarakat Kamis (19/7) di halaman kantor Kejaksaan Tinggi DIJ.

”Mulai sekarang beras sachet sudah bisa dibeli di Rumah Pangan Kita (RPK), pasar, supermarket, hingga e-commerce,” jelas Kepala Bulog Divre DIJ Akhmad Kholisun.

Dia mengatakan, beras sachet diproduksi untuk menjawab kebutuhan pangan masyarakat. Adanya beras sachet ini merupakan solusi bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat karena bisa dijangkau oleh semua lapisan.

Beras sachet juga memiliki beberapa keunggulan yaitu beras kualitas bagus namun harganya murah dan praktis bisa dibawa kemana saja. ”Masyarakat bisa menyesuaikan kebutuhan anggaran untuk beras dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Beras seberat 200 gram ini terbilang cukup murah. Masyarakat cukup merogoh kocek Rp 2.500 saja. Dengan harga yang murah ini, lanjutnya, bisa menjadi solusi bagi masyarakat dengan penghasilan ekonomi rendah yang tentu tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membeli beras.

Akhmad mengatakan, isi dari beras sachet adalah beras kualitas premium dengan takaran untuk 3-4 porsi per sachetnya. ”Sasaran dari beras premium adalah untuk kelas menengah ke atas namun dengan harga yang murah semua lapisan masyarakat bisa menikmatinya” ujarnya.

Dengan pengemasan beras menggunakan sachet ini tentu juga akan memudahkan distribusi. Karena kemasannya yang praktis dan mudah dibawa ke mana saja.

Akhmad mengatakan untuk ke depannya pemasaran dari beras sachet tidak hanya di RPK dan pasar tradisional/modern namun bisa merambah ke warung-warung penduduk yang ada di perkampungan kecil. Bulog, tegasnya, juga akan terus menjaga ketersediaan beras sachet ini dengan melakukan ekspansi hingga ke pelosok. (cr5/ila/mg1)