AYO REKONSILIASI: Pendukung PSS Sleman saat memberikan suntikan semangat kepada tim kesayangannya. Polda DIJ menginisiasi rekonsiliasi dengan pendukung PSIM.(RADAR JOGJA FILE)

Jelang derby PSIM Jogja kontra PSS Sleman di Stadion Sultan Agung (SSA) Kamis (26/7), Polda DIJ akan menggelar rekonsiliasi antara pendukung kedua tim. Rencana pertemuan suporter dari kedua kubu bersama Polda DIJ akan digelar besok (24/7).

Rekonsoliasasi kali kedua ini dilakukan untuk menghindari gesekan antarkedua suporter. Harap dimaklumi, rivalitas kedua tim tidak hanya terjadi di lapangan, di luar lapangan pun suporter kedua klub kerap memanas. Polda DIJ sebelumnya juga pernah melakukan rekonsiliasi pada pertengahan April di Mapolda DIJ.

Pada rekonsiliasi nanti, selain pihak suporter juga akan hadir manager, panitia pelaksana, dan perwakilan semua korwil. Mereka diminta menandatangani kesepakatan bersama guna menjaga kondusifitas itu. “Kami sudah kirimkan undangan untuk Selasa (besok, Red),” kata Kabagbinops Polda DIJ AKBP Karwanto Minggu (22/7).

Karwanto mengatakan pertemuan itu digunakan sebagai wadah silaturahmi antardua pendukung. Tidak sekadar silaturahmi, pertemuan tersebut diharapkan bisa menyukseskan jalannya pertandingan yang akan mempertemukan kedua kesebelasan. “Kami ingin ada kesepakatan untuk menjaga kondusifitas Jogja tetap aman, sebelum dan sesudah pertandingan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panpel PSIM Wendy Umar mengatakan, telah berkoordinasi dengan laskar-laskar dari wadah supoter Brajamusti dan juga Maident. Termasuk dengan Kapolda DIJ Brigjen Pol Ahmad Dofiri. “Rekonsiliasi ini yang menginisiasi Polda DIJ,” jelasnya.

Dikatakan, panpel siap mengikuti arahan pihak kepolisian agar berjalan sesuai jadwal dan dapat digelar di SSA. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan yang sebelumnya digelar April lalu.

Ke depan pihaknya akan lebih bersinergi lagi, baik dengan pihak kepolisian maupun PSS Sleman. “Niatan kami dari awal adalah menyatukan dua kelompok suporter, baik itu dari PSIM maupun PSS. Agar ke depan lebih terjalin kerukunan lagi,” jelasnya.

Diakui Wendy, selama ini telah terjalin hubungan baik antara Panpel PSIM, PSS, dan pengurus supoter kedua kesebelasan. “Dengan adanya komunikasi yang baik antar kedua pihak, pertandingan dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara Presiden Brajamusti Burhanudin menyambut baik rekonsiliasi tahap kedua ini dan mengaku sudah menerima undangan itu. Sebelum pertandingan digelar, Brajamusti bakal menggelar rapat internal guna koordinasi suporter PSIM. “Kami bertekad menjaga iklim kondusif jelang pertemuan PSIM dan PSS Sleman,” jelasnya. (bhn/laz/mg1)