JOGJA – Bagi wilayah yang belum mengelola sampahnya, sepertinya bisa melihat aktivitas warga di Kelurahan Bener, Tegalrejo, Jogja. Kelurahan Bener sudah memiliki 6 bank sampah yang tersebar di masing-masing RW dan satu bank sampah yang dikelola kelurahan.

“Pengelolaan bank sampah ini setiap hari, untuk penjualan sampah dan penerimaan sampah. Untuk penerimaan sampah yang memiliki nilai ekonomi dilakukan satu minggu sekali dan ada yang dua minggu sekali,” ungkap Kepala Desa Bener Sri Suparbiyono di sela kunjungan KLH Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (P3EJ) cabang Jogja, Senin (30/7).

Dengan adanya bank sampah ini diharapkan dapat mengurangi sampah yang ada di Kota Jogja. Sekaligus mengembangkan kreativitas warga untuk mengolah sampah plastik yang memiliki nilai jual yang tinggi.

Barang-barang hasil dari daur ulang bank sampah Kelurahan Bener ini sangat beraneka ragam, dan unik-unik. Antara lain berupa mangkuk yang terbuat dari plastik minuman gelas, kalung dan aneka ragam aksesori dari limbah plastik, dan juga ada kain batik jumputan.

Uniknya, kain batik yang dibuat oleh para dharma wanita dari Kelurahan Bener ini yaitu ada tiga kain batik jumputan yang motifnya buat dari bahan kimia, alami, dan eco-print yaitu motifnya terbuat dari alam/daun tanaman langka. (mg5/ila)