JOGJA – Penambahan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) kembali dilakukan Pemerintah Kota Jogja. Tiga lokasi penambahan RTPH serentak ini berada di kampung Kadipaten, Brontokusuman dan Pringgokusuman. Pembangunan tiga RHTP tersebut memakai dana APBD sebesar Rp 400 juta.
Kepala Seksi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Kota Rina Ariyati Nugraha mengatakan penambahan RHTP didasari pentingnya ruang berkumpul publik. Agar warga bisa saling berinteraksi dan melakukan olahraga di RTHP.

Rina mengatakan untuk tiga RHTP baru tersebut mengusung konsep ramah anak. Akan diberikan fasilitas berupa tempat bermain.
“Rencananya kami akan usung konsep permainan tradisional. Agar anak-anak tetap ingat pada budaya tradisional,” ujar Rina.
Selain berfungsi untuk bersosialisi masyarakat, RTHP ini juga tempat hidupnya satwa. Seperti burung dan serangga.
Pringgokusuman merupakan kampung padat penduduk. Sangat minim ruang terbuka. Bangunan berdempet-dempet. Perlu adanya ruang berkumpul publik yang hijau.

‘’Kalau di Pringgokusuman, dulunya ada bangunan tidak terpakai. Lebih baik kami manfaatkan untuk membangun RTHP,” ujar Rina.
Dikatakan, RTHP di tiga lokasi tersebut juga akan ditanami pohon langka. Di antaranya Lobi-lobi, Nogosari, Mangkokan dan Ketepeng Kencana.
Penanaman pohon langka bertujuan mengenalkan tanaman yang sudah jarang di Kota Jogja. “Pengenalan tanaman langka penting untuk masyarakat,” ujar Rina.
Jika tidak terkendala anggaran, DLH akan mengajukan kembali pembangunan RTHP di kampung yang belum ada RTHP-nya. (cr5/iwa/mg1)