SLEMAN – Jajaran Unit Reskrim Polsek Mlati menangkap Didik Susanto alias Dodit, 28, warga Jawa Barat. Dia diduga menggelapkan uang Rp 5 juta dari korban Tika Widowati, 27, warga Blitar.

Dodit ditangkap pada Sabtu (28/7) di daerah Prambanan. Dari tangan Didik polisi menyita jaket yang dibeli dari hasil menipu.

Dalam melancarkan aksinya, pria paro baya yang saat ini tinggal di Bantul itu berpura-pura menjadi pegawai dealer Honda. “Dia mengaku sebagai pegawai dealer dan menawarkan bantuan proses pembelian motor,” kata Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu Hendarto Selasa (31/7).

Tergoda bujukan Didik, Tika memberikan uang Rp 5 juta dijadikan DP (down payment). Namun setelah lama ditunggu, motor yang dijanjikan tidak kunjung diterima korban.

“Pelaku menjanjikan proses tiga hari dan motor dikirim. Namun motor tersebut tidak datang dan uang turut dilarikan,” jelas Yugi.

Didik mengaku baru kali pertama melancarkan aksinya. Diakui, memang dahulu dia pernah bekerja di dealer motor. “Dulu sembilan bulan jadi sopir di dealer,” kata Didik.

Permasalahan ekonomi menjadi alasan pria satu anak tersebut melakukan kejahatan. Keluarganya terlilit utang Rp 6 juta lebih.

Menurut penuturan Didik, dia tidak pernah mengaku sebagai sales dan hanya sebagai sopir. Dia juga mengungkapkan jika dulu pernah mengantar motor ke salah satu teman korban.

Kini uang Rp 5 juta yang dia larikan telah habis untuk keperluan sehari-hari. Didik dijerat pasal 378 atau pasal 372 KUH Pidana tentang Penipuan atau Penggelapan. Pelaku dijerat hukuman kurungan maksimal empat tahun penjara. (har/iwa/fn)