Wali Kota Sigit Widyonindito mengaku masih menggodok nama-nama yang akan ditunjuk menjadi penjabat Sekda. Dia memilih mengisi penjabat sekda dengan status Plh terlebih dahulu, selama dua minggu. Sebelum akhirnya ditentukan Pj Sekda.

“Sebetulnya ada banyak calon yang mengisi jabatan Plh tersebut. Sampai saat ini penentuan pelaksana harian maupun penjabat Sekda Kota Magelang masih digodok,” katanya di Gedung DPRD Kota Magelang, Selasa (31/7) sore.

Ditanya soal keharusan mengisi penjabat sekda pengganti Sugiharto, wali kota berjanji segera melakukan. Tetapi dia juga siap pasang badan ketika hingga pukul 00.00 tadi malam, belum bisa ditentukan nama penjabatnya. “Jika masih belum ada pengganti Sekda sejak pukul 00.00, maka akan dihendel langsung wali kota,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BKPP Kota Magelang Aris Wicaksono menyampaikan secara aturan, pelaksana harian Sekda Pemkot itu minimal telah menjabat dua kali pimpinan OPD level eselon 2.

“Selain itu pelaksana harian dapat dijabat hanya selama dua minggu. Sedangkan untuk Pj dapat dijabat selama tiga bulan, namun bisa diperpanjang lagi hingga ada Sekda tetap,” jelasnya.

Seperti diketahui, Sugiharto menjabat sekda sesuai Surat Mendagri Nomor X.133.33/78/SJ tanggal 8 Juni 2011 tentang persetujuan Pengangkatan Calon Sekda Pemkot Magelang dan SK Gubernur Jateng Nomor 821.2/543/2011 tanggal 23 Juni 2011 tentang Pengangkatan Sekda Pemkot Magelang. Dia dilantik 12 Juli 2011. Setelah tujuh tahun melaksanakan tugas sebagai sekda dan menerima SK Kenaikan pangkat menjadi IV /e, terhitung 1 Agustus 2018 akan memasuki MPP atau bebas tugas hingga pensiun 1 Agustus 2019. “MPP adalah hak. Saya memilih menggunakan hak ini,” tandas Sugiharto. (dem/laz/fn)