BANTUL – Animo masyarakat untuk membeli hewan kurban jauh sebelum Hari Raya Idul Adha cukup tinggi. Itu terlihat dari tingginya transaksi jual beli di sejumlah pedagang hewan kurban. Salah satunya pedagang kambing dan domba di Dusun Tegal Senggotan, Tirtonirmolo, Kasihan.

”Sampai hari sudah menjual lebih dari 600 ekor kambing dan 470 ekor domba,” jelas Miftahul Huda, seorang pedagang hewan kurban Kamis (2/8). Padahal, Huda, sapaannya membandingkan tahun lalu hanya sanggup menjual 1.100 ekor kambing dan domba hingga Hari Raya Idul Adha.

Harga yang ditawarkan kali ini bervariaatif. Tergantung kegemukannya. Domba, misalnya, dibanderol di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 4,3 juta per ekor. Sedangkan harga kambing dibanderol di angka Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per ekor. Huda, sapaannya, melihat perbedaan harga dipengaruhi minat pembeli. Mayoritas cenderung memilih kambing.

”Biaya perawatan domba juga lebih murah dari kambing,” ucapnya.

Menurutnya, ratusan ekor kambing dan domba ini didatangkan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti Magelang, Temanggung, Wonosono, dan Surakarta.

Guna hewan kurbannya tetap prima hingga saat penyembelihan tiba, Huda benar-benar memerhatikan asupan makanan. Dua jenis hewan ternak ini diberikan dua kali sehari.

”Juga diberi vitamin seperti air kelapa dicampur dengan gula Jawa,” katanya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (Dipertautkan) Bantul Joko Waluyo mengakui bahwa permintaan hewan kurban kali ini naik dibanding tahun lalu. Bahkan, kata Joko, sejumlah pedagang mulai kebanjiran pesanan sejak dua bulan lalu, sehingga hingga tiga pekan menjelang hari raya tidak sedikit hewan kurban yang terjual.

”Sampai saat ini meningkat lima persen. Diperkirakan akan terus mengalami kenaikan hingga hari raya,” ujarnya.

Kendati begitu, dia memperkirakan bahwa harga daging kambing maupun sapi akan tetap stabil. Meskipun permintaan menjelang hari raya diperkirakan mengalami kenaikan signifikan. (ega/zam/mg1)