MAGELANG – Penghargaan demi penghargaan kembali diperoleh Kota dan Kabupaten Magelang. Pemkot Magelang baru saja menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2018, sementara Pemkab Magelang dinyatakan sebagai badan publik kategori cukup informatif.

Penghargaan IGA 2018 datang dari Kemendagri, dengan kategori Pemerintah Kota Ternovatif. Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito yang menerima penghargaan itu dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat malam (7/12).

Sigit mengaku bangga atas penghargaan yang sudah diterima untuk kali kedua itu. Ke depan pihaknya akan terus meningkatkan berbagai inovasi dengan melibatkan seluruh stakeholder agar bermanfaat bagi kemajuan Kota Magelang.

“Ini tidak hanya seremonial saja, maka saya minta kepada seluruh jajaran Pemkot Magelang agar meningkatkan kreasi inovasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Sehingga ke depan akan lebih mendukung dalam memajukan masyarakat Kota Magelang,” katanya Minggu (9/12).

Sementara itu, penghargaan untuk Pemkab Magelang diperoleh dari Komisi Informasi Pusat (KIP) Jawa Tengah. Penghargaan diterima dalam Penganugerahan Badan Publik 2018 yang diselenggarakan di Grand Rama Shinta, Hotel Patrajasa, Semarang, Jumat (7/12) lalu.

Bupati Zaenal Arifin berhalangan hadir, penghargaan diterima Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo Pemkab Magelang Yoga Agung Wardhani. “Alhamdulillah Pemkab Magelang mendapat piagam penghargaan PPID Utama Cukup Informatif, dan RSUD Muntilan mendapatkan kriteria cukup informatif,” katanya.

Pemkab selanjutnya mohon dukungan agar semakin meningkat di tahun berikutnya dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik.
Ketua KIP Jateng Sosiawan mengungkapkan, KIP Award adalah salah satu bentuk dorongan bagi badan publik untuk mengimplementasikan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Menjamin masyarakat memperoleh hak untuk tahu karena informasi yang tak terkendali dan anomali bisa merusak informasi yang sebenarnya,” kata Sosiawan. (dem/laz/fn)