BANTUL – Warga Pedukuhan Salakan, Potorono, Banguntapan mendapatkan teror lalat. Ribuan hewan yang identik sebagai pembawa penyakit itu sejak sepekan terakhir menyerbu permukiman warga.

Ketua RT 01 Pedukuhan Salakan Giyadi mengungkapkan, teror lalat itu sebenarnya telah mengganggu warga sejak dua bulan terakhir. Diduga ribuan lalat itu bersumber dari kandang ayam.

”Dari kandang ayam yang berada di utara jalan itu,” jelas Giyadi sembari menunjuk arah lokasi kandang ayam saat ditemui di objek wisata (obwis) Embung Salakan Minggu (9/12).

Sejumlah warga, Giyadi menyebut pernah membuktikannya. Mereka pernah memeriksa langsung kandang ayam. Dari pemeriksaan itu diketahui kotoran ayam dibiarkan menumpuk di salah satu sudut kandang.

”Ada banyak lalatnya,” ucapnya.

Kendati sudah mengetahui asal usulnya, Giyadi belum pernah menyampaikan persoalan ini kepada pemilik kandang. Meski, tidak sedikit warga yang mengeluhkannya. Dia juga belum mengetahui cara ampuh untuk mengurangi atau menghilangkan teror lalat ini.

”Kami berencana melapor ke Puskesmas banguntapan dan Dinkes Bantul,” ujarnya.

Selain mengganggu kenyamanan warga, teror lalat ini juga berdampak pada obwis Embung Salakan. Ali Qosim, pemilik warung di Embung Salakan menyampaikan beberapa pengunjung pernah mengeluhkan persoalan ini. Lantaran tidak sedikit lalat yang masuk ke dalam warung.

”Pengunjung inginnya, ya makanan yang bersih,” tuturnya.

Guna mengatasi persoalan itu, Ali menerapkan cara konvensional. Seperti menutupi makanan. Juga menyalakan lilin agar lalat menjauh. Namun, berbagai cara itu tidak begitu signifikan.

”Kalau mau dikasih obat atau disemprot khawatirnya kena makanan,” katanya.
Pria yang juga ketua Pokdarwis Cindaimas Potorono ini mengaku warga pernah melaporkan hal ini ke pihak kelurahan. Namun, hingga sekarang belum ada tindak lanjut.

”Kami padahal sudah bilang ke pak lurah,” katanya.

Ketika dikonfirmasi, Lurah Potorono Prawoto berdalih belum ada keluhan warga Salakan kepada pihak kelurahan. Namun, dia berjanji bakal melakukan pencermatan dan survei bila memang ada laporan.

”Kelurahan juga akan memediasi pemilik kandang dan warga,” janji Prawoto tak menampik bahwa teror lalat bersumber dari kandang ayam.

Menurutnya, kelurahan bersama Puskesmas Banguntapan rutin melakukan penyemprotan nyamuk dan lalat. Sasarannya, penyemprotan setiap hari jumat ini adalah seluruh pedukuhan. (ega/zam/fn)