JOGJA – Sejak diluncurkan Oktober lalu, aplikasi bike sharing Jogjabike makin diminati. Itu yang membuat shelterpit ditambah. Untuk menjangkau lebih banyak penggunanya. Salah satunya shelterpit di depan area Taman Pintar Jogja.

Peluncuran shelterpit baru itu dianggap bisa memudahkan masyarakat ataupun wisatawan untuk mengakses kawasan wisata edukasi Taman Pintar. Serta area-area wisata sekitar Malioboro. “Selain mendukung pariwisata Jogja, juga menjadi cara baru menikmati Taman Pintar,” ujar Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti saat peluncuran shelterpit Taman Pintar Minggu (16/12).

Menurut HS, bagi wisatawan yang ingin menikmati berwisata di Malioboro yang nyaman dan praktis bisa memanfaatkan Jogjabike ini. “Wisatawan yang mau berbelanja atau ke Keraton tidak perlu menggunakan kendaraan besar. Cukup bersepeda bisa lewat jalan-jalan sempit,” ujar HS.

HS mengungkapkan, target ke depan Jogjabike bisa menjadi pilihan utama wisatawan. Dengan begitu, lalu lintas di sekitar Malioboro bisa lebih lengang. Kendaraan besar pun tinggal diparkiran. Sebagai smart bike, HS yakin, Jogjabike bisa menjadi solusi ke depan. Itu juga sesuai dengan pembangunan Kota Jogja sebagai smart city. “Sistemnya yang praktis tinggal download aplikasi di playstore,” paparnya.

Pada dasarnya, shelterpit menjadi tempat peminjaman dan pengembalian Jogjabike. Sedangkan shelterpit yang baru saja diluncurkan di Taman Pintar menjadi titik kelima. Kelak, Pemkot Jogja akan membangun 15 titik shelterpit.
Hingga akhir 2018, HS ingin setidaknya 200 sepeda sudah bisa digunakan. “Tahun depan, kami targetkan ada 1.000 sepeda,” katanya. Terkait jumlah pengguna aplikasi, sampai saat ini sudah mencapai 400. Dengan menggunakan aplikasi yang bisa diunduh di ponsel, para pengguna diharapkan memiliki saldo agar dapat mengendarai Jogjabike.

Selain meningkatkan pariwisata, HS berharap Jogjabike juga memudahkan aktivitas masyarakat. “Ini bisa digunakan untuk sekolah, atau kegiatan lainnya,” ujarnya. Kendati demikian, dia pun menekankan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas yang ada. Pengguna pun diminta tidak egois ketika menggunakan jalan dengan konsep share the road.

Pihak Taman Pintar pun menyambut baik keberadaan shelter tersebut. “Shelterpit ini menjadi alternatif untuk melihat Jogja lebih jauh, khususnya para pengunjung Taman Pintar,” ujar Kepala Bidang Taman Pintar Afia Rosdiana. Terlebih di pengujung tahun banyak siswa sekolah yang mengisi waktu berlibur dengan mengunjungi Taman Pintar. (cr9/pra/fn)