PURWOREJO – Polres Purworejo menyiapkan pengamanan khusus menyambut perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Mereka juga siap membuka pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah gereja, lokasi keramaian, tempat perbelanjaan, dan objek wisata.

”Juga jalan-jalan yang biasanya digunakan untuk arus mudik dan balik,’’ kata Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani dalam Rapat Koordinasi Kesiapan menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, kemarin (18/12).

Andis menuturkan pihaknya menerapkan Operasi Lilin Candi 2018. Operasi ini sesuai dengan fungsi tugas pokok polisi yakni memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam rapat ini juga memastikan ada dua gereja yang mendapatkan perhatian khusus. Keduanya masing-masing berada di Kecamatan Purworejo dan Kutoarjo. Adapun jumlah gereja yang tercatat di Kabupaten Purworejo meliputi 93 buah, termasuk rumah ibadah.

Penetapan rawan ini berdasarkan pertimbangan jamaahnya lebih dari 750 orang, rawan kriminalitas, rawan lalulintas, memiliki histori penyerangan kelompok tertentu serta gereja tengah bersengketa dari sisi perizinan. “Polres menurunkan 491 personel. Ini masih akan ditambahn  dari TNI, Satpol PP, Linmas, Dishub, dan lainnya,” imbuh Andis.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengatakan pihaknya sudah meminta instansi terkait mempersiapkan dan melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing, namun tetap senantiasa melaksanakan koordinasi lintas sektoral. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian antara lain, antisipasi terhadap kemungkinan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.”Mengingat hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi beberapa waktu belakangan ini,” kata Bastian. (udi/din)