MAGELANG- Selama ini, operasai penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri, kerap kali hanya mendapati pasangan selingkuh atau tanpa identitas jelas.

Namun, ada yang berbeda dalam kegiatan Jumat pagi (21/12). Selain berhasil mengamankan enam pasangan tidak resmi dan dua orang tidak membawa identitas, tim gabungan juga menemukan dua pasangan muda-mudi dalam satu kamar di kost wilayah Tidar Sawi Magelang Selatan. Ironisnya, mereka kedapatan membawa pil koplo.

Kasie Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan (Biwasluh) Satpol PP Pemkot Magelang, Hariyantino Wibowo, dalam kegiatan kemarin satu orang yang kedapatan membawa pil koplo di dalam dompetnya. Semula yang bersangkutan mengaku hanya bermain di kos temannya dan menginap serta tidak membawa identitas apapun. Bahkan tidak membawa dompet. Petugas kemudian menggeledah isi kamar dan menemukan dompet dan identitas yang bersangkutan.

“Kami temukan pil koplo dari salah satu pemuda berinisial DO, asal Samban, Kota Magelang. Dia kami serahkan ke Ditserse Narkoba Polres Magelang Kota karena berkaitan obat-obatan dan narkoba,” katanya.

Menurut Kepala Satpol PP Pemkot Magelang, Singgih Indri Pranggana, operasi pekat kali ini sengaja digelar pagi hari. Sasarannya, tempat kos di wilayah Magelang Selatan dan Magelang Tengah. Karena pihaknya banyak mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa kos-kosan sering digunakan untuk kegiatan yang tidak semestinya.

Khusus yang terjaring membawa pil koplo, bekerja sama dengan Polres Magelang Kota untuk penangannya. Untuk lainnya, diberikan pembinaan dan mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali. Semuanya juga diperiksa dengan cek kesehatan dan cek darah untuk memastikan tidak ada penyakit menular ataupun HIV/AIDS.”Semuanya yang kami tangkap pemain baru,” tandas Singgih. (dem/din/fn)