MAGELANG–Polres Magelang Kota dan Polres Magelang memusnahkan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot jambrong hasil kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) 2018, Jumat (21/12).

Bertempat di Aspol Ganten, miras dimusnahkan Polres Magelang dengan dituang ke dalam tanah dan knalpot dilindas alat berat. Sedangkan Polres Magelang memusnahkannya di halaman belakang.

Di Polres Magelang Kota, total miras yang dimusnahkan 1.085 botol dan 5 jerigen (150 liter). Terdiri dari beer prost, vemi colombia, anggur merah javan, vodka/mension, ice land, new port, cap tiga orang, anggur putih, anggur kolesom, ciu jerigen, ciu plastik, ciu 600 ml, dan ciu 300 ml. Sementara knalpot yang dilindas alat berat 60 buah. “Ini wujud komitmen memberantas miras dan knalpot jambrong,” kata Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito sangat mengapresiasi keberhasilan polisi menyita ribuan miras dan puluhan knalpot jambrong ini. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu ciptakan situasi dan kondisi yang sejuk.

Polres Magelang memusnahkan 739 botol miras berbagai merk dan 441 liter minuman keras oplosan. Menurut Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, hal tersebut merupakan perintah langsung dari kapolri, mengingat bahaya minuman keras oplosan, serta menyelamatkan generasi muda dan mencegah terjadinya kejahatan.

“Ini adalah hasil kerja selama enam bulan ini, hasil kerja sama TNI/Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama dan unsur lainnya,’’ jelasnya. Menurutnya, masyarakat harus menjadi filter, agar penyebaran miras dapat dicegah. Bila ada temuan pengedar miras bisa menghubungi Babinkamtibmas atau Polsek terdekat. Bila tidak ada respon bisa hubungi saya langsung di nomor 08112271999, agar dapat dilakukan tindakan.

Menurut kapolres, penyebaran miras di Kabupaten Magelang cukup merata di 21 kecamatan, ditambah juga produsen dari luar daerah. Polres akan terus mengembangkan informasi terkait produsen miras, yang menyuplai kepada penjual pengecer secara kucing-kucingan.”Produsen miras dari luar daerah seperti Solo, Sukoharjo dan Semarang,” jelasnya.

PJ Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Pemda dan Kepolisian dalam mewujudkan cipta kondisi yang kondusif di masyarakat. (dem/din/fn)