Dampak lain dari kepadatan lalulintas di Kota Jogja dirasakan para kusir andong dan kudanya. Bahkan sempat viral di media sosial kejadian di kawasan Malioboro senin malam (24/12), seekor kuda penarik andong yang jatuh. Diduga kuda tersebut terkejut karena diklakson kendaraan.

Radar Jogja mencoba menelusuri penyebabnya, salah satunya dengan menghubungi Paguyuban Kusir Andong DIJ. Tapi identitas kusir andong tersebut belum diketahui. Ketua Paguyuban Purwanto menjelaskan bahwa ada beberapa kemungkinan penyebab jatuhnya kuda. Pertama memang lantai yang ada di Nol Kilometer memang licin. Kedua, adalah karena kuda kaget dengan adanya klakson kendaraan. Dan kemungkinan terakhir adalah pada saat itu kondisi kuda sudah sangat lelah.

“Ada kuda yang di klakson kaget ada yang tidak, karena ada yang mungkin sudah terbiasa di jalan. Hal tersebut tergantung dari sifat dan kondisi kudanya,” ujarnya Selasa (25/12).

Purwanto sempat menjelaskan kecelakaan andong saat ini sudah sangat jarang terjadi. Karena itu Purwanto menghimbau kepada para kusir andong untuk tetap berhati-hati. Dan tetap menjaga kesehatan kudanya, dan tidak memaksakan untuk terus bekerja ketika kelelahan.

Terkait kemungkinan kuda yang kaget karena diklakson, Purwanto mengaku tidak mampu berbuat banyak. Mengingat juga tidak mampu melarang sesama pengguna jalan untuk tidak menggunakan klaksonnya. “Ya lebih sabar saja saat berkendara. Apalagi di Jogja ada kendaraan tidak bermesin, andong dan becak,” katanya.

Ketika menjadi viral di medsos, beberapa warganet yang mengaku sebagai orang Jogja kemudian memberikan komentar dengan isi yang hampir sama. Yaitu memberikan himbauan agar para wisatawan yang bisa lebih sabar dan tidak membunyikan klakson secara terus menerus.

Kemacetan di beberapa ruas jalan di Kota Jogja diperkirakan akan terasa hingga beberapa hari kedepan. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Golkari Made Yulianto menghimbau wisatawan untuk lebih bijak. Salah satunya dengan tertib di jalan. Dan diupayakan untuk bisa menggunakan angkutan transportasi umum yang ada. (cr5/pra/fn)