KULONPROGO – Warga dan pengunjung Pantai Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur digegerkan dengan penemuan mayat, Sabtu petang (29/12). Ma yat lelaki tanpa identitas itu diduga sudah meninggal setahun yang lalu. Jenazahnya akhirnya dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Dukuh Trisik, Joko Samudro mengatakan, mayat ditemukan salah satu warga di rumah kosong yang berada di kawasan pantai. Kabar penemuan mayat itu dengan cepat menyebar. Warga, Tim SAR dan anggota kepolisan mengevakuasi mayat yang sudah mengering itu ke Rumah Sakit Bhayangkara DIJ untuk keperluan otopsi. Saat ditemukan kondisi mayat di beberapa bagian tinggal tulang.

”Mayat itu diperkirakan sudah meninggal kurang lebih setahun, sebab kondisi mayat sudah mengering dan sulit dikenali. Saat ditemukan posisi mayat miring ke kanan membujur ke timur mengenakan gelang ditangan kanan,” katanya, Minggu (30/12).

Mayat kemudian dibawa polisi ke RS Bhayangkara untuk diotopsi guna mengetahui apa penyebab kematiannya. Sebelum akhirnya kemarin dibawa kembali ke Desa Banaran untuk dimakamkan.

Anggota Polsek Galur, Polres Kulonprogo Aiptu Kartijo mengatakan tidak ada identitas yang ditemukan pada mayat. Hanya tas berisi pakaian, tikar dan teremos yang sudah lama tidak digunakan. Semua dibawa sebagai barang bukti dan penyidikan.

”Kami langsung ke lokasi melihar rumah kosong dalam kondisi tertutup. Mayat ditemukan dalam posisi membujur ke timur dan sebagian tubuhnya tinggal tulang,” paparnya. Menurut dia ada informasi pernah ada orang disekitar rumah itu sekitar enam bulan lalu. ”Sejauh ini masih dalam proses penyelidikan, sementara kami tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan,” katanya. (tom/pra/fn)