MUNGKID – Saat melakukan peninjauan ke los Pasar Kaponan, Pakis, yang terbakar Senin dinihari (30/12), Bupati Magelang Zaenal Arifin meminta segera dibangun penampungan sementara. Harapannya, kondisi sosial ekonomi segera pulih kembali.

“Tentunya kami dari pemerintah saat melihat situasi ini akan melakukan langkah-langkah agar kondisi sosial ekonomi bisa segera pulih kembali. Harapan kami agar para pedagang di Pasar Kaponan ini terus bisa berdagang,” kata Zaenal.

Terkait hal itu, Zaenal mengaku telah memerintahkan DPUPR serta Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM untuk melakukan langkah-langkah strategis. Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang terdampak musibah ini.

“Dari data itu kami akan memberikan bantuan sosial. Kemudian k DPUPR akan melakukan pendataan terkait luas area yang terdampak akibat kebakaran tersebut. Kemudian segera dapat dibuatkan pasar sementara,” urainya.

Dalam kesempatan itu disampaikan data akibat kebakaran yang menimpa dua los, yakni los daging dan los kelontong. Setidaknya ada 57 kios yang terdampak kebakaran, terdiri atas 29 kios kelontong dan 28 kios daging.

Zaenal mengaku prihatin dengan musibah tersebut. “Kami juga masih menunggu laporan dari aparat kepolisian terkait penyebab kebakaran,” ujarnya.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Magelang Edy Susanto, Pasar Kaponan terbakar sekitar pukul 02.00. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

“Berdasarkan laporan warga, sekitar pukul 02.00 terlihat kepulan asap di Pasar Kaponan. Warga yang mengetahui kemudian mengecek pasar dan ternyata benar terbakar,” tuturnya.

Warga kemudian meminta bantuan tim pemadam kebakaran Satpol PP untuk melakukan pemadaman. Sekitar pukul 04.00 api sudah dapat dipadamkan dan pukul 06.00 proses pendinginan selesai.  (dem/laz/fn)