KULONPROGO – Ribuan pekerja proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan proyek lain di Kulonprogo akan dimasukan dalam Daftar Pemlilih Tambahan (DPTb). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo masih melakukan pendataan.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Kulonprogo, Yayan Mulyana mengatakan, para pekerja tersebut berasal dari luar Kulonprogo. Mereka akan didata. Jika masih bekerja pada proyek hingga Pemilu 2019, mereka bisa mengisi form A5.

Pendataan harus dilakukan detail. Tidak semua pekerja masih aktif di proyek hingga April 2019. “Kemungkinan ada pekerja yang hanya bekerja tempo waktu. Kemudian digantikan pekerja lain. Ada yang pulang ke daerah asal. Bisa menggunakan hak suara di sana,” kata Yayan (2/1).

Pendataan dilakukan bekerja sama dengan pelaksana proyek NYIA. Data rinci pekerja menentukan proses pendataan. Data jumlah pekerja harus sudah valid 30 hari sebelum Pemilu 2019.

“Untuk memastikan para pekerja dapat menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2019,” kata Yayan.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Kulonprogo, Muryono Pujarasa Satuhu mengatakan, ada lima proyek di Kulonprogo yang banyak membutuhkan pekerja fisik. Pekerjanya berasal dari luar Kulonprogo.

Data sementara, ada 3.000 orang pekerja di proyek NYIA. Pekerja jalan terowongan NYIA sekitar 150 orang. Pekerja proyek Rumah Sakit Umum Daerah 450 orang. Pekerja proyek normalisasi sungai 400 orang. Sekitar 500 orang pekerja pada proyek Jogja Techno Park.

“Kami terus berkoordinasi dengan KPU Pusat terkait masalah tersebut. Termasuk kebutuhan logistic. Dimana tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya mendapat logistik cadangan sebanyak dua persen,” kata Pujarasa. (tom/iwa/zl)