MAGELANG – Polisi sedang melakukan penyelidikan terhadap rusaknya beberapa nisan di kompleks tempat pemakaman umum (TPU) Giriloyo, Kota Magelang. Perusakkan nisan ini seperti terpola. Meski tersebar dalam beberapa blok, nisan yang rusak adalah yang berbentuk salib.

“Kami sedang lakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya yang melakukan perusakan dan apa motifnya,” kata Kapolsek Magelang Selatan Kompol M Choirul Anwar, Rabu (2/1).

Saat ini ditemukan belasan nisan makam yang rusak sejak Selasa (1/1) malam. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mendata jumlah kerusakan. Tetapi proses pendataan terkendala kondisi malam hari.

“Kami langsung melakukan penyelidikan dan menginventarisasi kerusakannya. Karena malam dan area TPU cukup luas, kami melanjutkan inventarisasi Rabu pagi. Hasilnya, ada 11 nisan makam yang rusak,” ungkapnya.

Dijelaskan, 11 nisan tersebut tersebar di beberapa blok dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihaknya juga sudah meminta keterangan sejumlah orang di lokasi, termasuk petugas UPT TPU Giriloyo.

“Kalau pihak keluarga, sampai siang ini (kemarin, Red) belum ada yang melapor,” ujarnya. Polisi menilai perusakan ini sebagai aksi vandalisme dan berjanji segera mencari pelaku guna mengetahui motif di baliknya.

“Kami dalami kasus vandalisme ini sambil berharap jangan terlalu dibesar-besarkan. Jangan dikaitkan pula dengan isu-isu saat ini, seperi SARA atau pilpres atau apa pun. Pasrahkan saja ke kami untuk melakukan penyelidikan,” pinta Anwar.

Pantauan di lapangan, nisan berbentuk salib mengalami kerusakan pada sisi kanan dan kirinya. Kerusakan terjadi baik pada nisan yang terbuat dari bahan kayu maupun semen. Untuk nisan dari semen, ada bekas pukulan benda keras pada sisi kanan kiri, sehingga bentuk salib tidak lagi terlihat. Bahkan ada nisan yang dicabut dari makamnya

Salah seorang petugas yang biasa melakukan bersih-bersih makam, Mbah Mul, 65, menceritakan bahwa dirinya tahu adanya kerusakan pada Selasa malam. Kerusakan ada di Blok A2, B2, dan BlokB1. “Nisan yang rusak memang bentuknya salib. Ada yang dicabut, dan ada juga yang rusak seperti dipecah,” jelasnya.

Ditambahkan petugas lainnya, Islamiyah, ada nisan yang sampai dicongkel dari atas pusara, meski terbuat dari beton. Dia tahu kemarin pagi dan hal itu belum pernah terjadi sebelumnya,

“Belum pernah terjadi sebelumnya. Dan anehnya, yang rusak kenapa salib semua. Saat Natal kemarin banyak yang ziarah dan nisannya juga masih utuh,” tandas Islamiyah. (dem/laz)