MAGELANG – Proyek-proyek di Kota Magelang dinilai selesai tepat waktu. Hal ini dikemukakan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Rabu (2/1). Pihaknya memastikan proyek pembangunan selama tahun 2018 tidak ada yang setengah jadi. Semua proyek fisik jadi utuh, bahkan tidak ada yang terlambat.

“Sudah komitmen saya tinjau ke lapangan saat belum jadi maupun sudah jadi. Saya ingin memastikan apakah proyek benar-benar sudah jadi atau belum, serta melihat apakah masih ada yang kurang atau tidak,” ujarnya di sela tinjauan.

Sigit meninjau tiga lokasi proyek yakni RSU Tidar, Rumah Dinas Ketua DPRD, dan taman ruas Jalan Pangeran Diponegoro Kota Magelang. Dalam tinjauannya, ia didampingi Wawali Windarti Agustina, Pj Sekda Sumartono, para asisten, dan kepala OPD terkait. Setelah melihat-lihat Sigit mengaku cukup puas dengan hasil proyek yang dijalani selama tahun 2018 lalu itu, meskipun masih ada beberapa yang perlu penyempurnaan.

“Yang saya datangi ini sebagai sampel saja, tidak semua saya tinjau. Cukup memuaskan hasilnya, tapi ada yang harus disempurnakan. Termasuk perlu ada tempat sampah di taman seberang Kantor KPU,” tuturnya.

Ia menuturkan, sengaja yang ditinjau di akhir tahun 2018 ini adalah RSU Tidar Kota Magelang, karena rumah sakit merupakan pelayanan dasar bagi masyarakat. Apalagi, proyek yang dikerjakan cukup rumit dari fisik bangunan hingga aneka instalasi di dalamnya.

“Instalasinya kan sangat rumit, jadi saya ingin melihat langsung hasilnya. Lagi pula rumah sakit menjadi pelayanan dasar kita ke masyarakat, sehingga harus benar-benar baik hasilnya. Kalau masih ada yang kurang, saya minta segera sempurnakan,” jelasnya.

Sementara itu, pembangunan kolam renang di kawasan sport center Sanden, Magelang Utara, saat ini sudah selesai. Ada dua kolam yang siap dipakai, yakni kolam renang prestasi dan kolam renang loncat indah yang sesuai standar Federasi Renang Internasional atau Federation Internationale de la Natation/FINA (International Swimming Federation).

“Kedua kolam berdampingan. Keduanya sudah selesai dikerjakan tanggal 28 Desember 2018 dan siap dipakai,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang Chrisatya Yonas Nusantrawan Bolla.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kota Magelang Puji Hartono menambahkan, pembangunan dua kolam renang itu menelan anggaran APBD 2018 sebesar Rp11.192.463.000. Dengan lama pengerjaan selama satu tahun anggaran di 2018. Karena tak memiliki sumber mata air, kolam renang itu akan memanfaatkan sumur bor. “Air kolam nanti dari sumur bor, sudah kami buat,” ujar Puji.

Dia menyebutkan, keberadaan dua kolam renang itu nantinya akan dilengkapi tribun penonton. Pemkot Magelang berencana membangun tribun tahun ini. “Insya Allah dibangun 2019 ini tapi belum full karena dana yang dianggarkan juga terbatas. Pagu anggarannya Rp 10 miliar untuk pengerjaan selama satu tahun anggaran,” ungkap Puji.

Selain itu, lanjut Puji, kawasan sport center Sanden, Magelang Utara, juga masih akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga lain. Yaitu lapangan tenis indoor yang pembangunannya sudah diawali sejak tahun 2018.

“Tahun 2018 sudah dimulai pekerjaan struktur dan rangka atap. Tahun ini rencana pekerjaan lapangan indoor dan arsitektur dengan pagu anggaran Rp 5 miliar,” tandasnya. (dem/laz)