JOGJA – Anda di Jogja, dan belum pernah makan durian Medan? Jika pingin, tak harus repot-repot terbang ke sana. Cukup datang ke Ucok Durian di Jalan Kabupaten No. 103, Trihanggo, Gamping, Sleman, atau di Gerai Mantrijeron di Jalan Suryodiningratan No. 23, Suryodiningratan, Mantrijeron, Jogja, atau pesan secara online.

Sesuai namanya, datang ke Ucok Durian, maka yang akan didapat adalah durian. Di sana dijual durian asli Medan yang didatangkan langsung secara berkala.

Produk yang dijual, antara lain durian kupas yang masih berbiji, daging durian murni siap olah, pancake durian yang didalamnya full daging durian. Juga ada produk-produk turunan, seperti durian cup, jus durian, dan es serut durian.

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau bagi penggemar durian. Untuk produk durian kupas dibandrol Rp 85 ribu untuk satu box, daging durian murni Rp 95.000 per kilogram, dan pancake durian Rp 85.000 per box. Sedangkan untuk durian cup, jus durian, dan es serut durian, dijual mulai harga Rp 10.000 hingga Rp 18.000.

Manajer Ucok Durian Jawa-Bali,  Ardiansyah  mengatakan, produk durian yang dijajakan di Jogjakarta dan sekitarnya ini, didatangkan langsung dari Medan, yakni tempat pohon durian itu tumbuh. “Ucok Durian yang ada pada kami, dirintis oleh Johan Hasibuan. Ini merupakan salah satu dari sekian banyak Ucok Durian yang tersebar di Medan yang sudah berdiri selama 17 tahun. Bedanya dengan Ucok Durian lainnya, Ucok Durian yang ada pada kami, pemasarannya melalui online dan lebih bersifat distributor,” katanya.

Dikatakan, Ucok Durian sudah mendirikan dua cabang distributor di Jogjakarta pada 2016, tepatnya di Warehouse Jogja Pusat, di Jalan Kabupaten No. 103, Trihanggo, Gamping, Sleman, dan Gerai Mantrijeron di Jalan Suryodiningratan No. 23, Suryodiningratan, Mantrijeron, Jogja.

“Usaha Ucok Durian kami ini berawal dari penjualan konvensional lewat lapak, dan pada 2016 silam memutuskan untuk merambah situs online yang dapat diakses melalui website resmi,” jelasnya.

Saat ini, pemasaran Ucok Durian di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya lebih fokus dengan media sosial, seperti twitter, instagram, dan facebook. Distributor Jogjakarta untuk pelayanan area Jogjakarta dan Jawa Tengah. Selain itu juga ada distributor di Kediri untuk area Jawa Timur, dan distributor Jakarta untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Produk yang dijual di cabang distributor adalah durian kupas yang masih berbiji, daging durian murni siap olah, dan pancake durian yang didalamnya full daging durian.

Sedangkan untuk durian utuh, hanya dijual di sekitaran Medan dan belum dapat dipesan ke luar kota, karena ketahanan durian yang tidak bertahan lama,” jelasnya.

Dijelaskan, durian yang dikirim ke cabang distributor, dikemas dalam box plastik dengan keadaan beku untuk. Ini untuk menjaga ketahanan durian, karena tanpa bahan pengawet.

“Daging durian bisa bertahan hingga 60 hari. Namun, biasanya stok durian sudah habis terjual hanya dalam beberapa hari, dan belum pernah tersimpan hingga dua bulan lamanya,” ungkapnya.

Pihak distributor akan memberikan ganti rugi kepada pembeli, jika duriannya terasa masam. Syaratnya, dikemabalikan dalam keadaan beku, untuk kemudian pihak distributor mengembalikannya lagi ke Medan. “Hal ini untuk menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen,” katanya.

Hingga saat ini, reseller dari distributor Ucok Durian Jogja sudah merambah Pekalongan, Purwokerto, Cilacap, Wangon dan masih banyak lagi.

Dalam sehari, Ucok Durian Distributor Jogja mampu menjual  50 –100 box atau setara 1 kwintal. Sedangkan untuk pengiriman dari Medan ke Jogja, 200 sampai 350 kilo dalam sekali pengiriman tergantung stok yang dibutuhkan.

Konsep yang dibangun Ucok Durian, selain fokus di pemasaran situs online, kerap menawarkan berbagai promo. Mereka juga mengembangkan jaringan reseller seluruh jangkauan Jawa Tengah.

Store Manager Ucok Durian Jogjakarta, Ria Ardiana (32)

menambahkan, di Jogja baru dirinya yang membuka usaha olahan durian ini. “Harapannya, kami juga dapat menjalin kerja sama dengan lebih banyak lagi reseller area Jawa Tengah, dan menjadi penyetok utama bahan dasar makanan olahan durian,” katanya.(obi/mg7/a11/jko)