PURWOREJO – Poster dan stiker berisi ajakan terlibat langsung dalam kegiatan pengawasan Pemilu 2019 dibagikan oleh sekitar 250 orang kepada ribuan pengunjung di sepanjang Jalan Mayjen Sutoyo saat car free day (CFD), Minggu (6/1). Kegiatan ini diadakan Bawaslu Purworejo untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam kepemiluan.

Peserta sebelumnya mengumpul di Kantor Kesbangpol Purworejo dan bergerak menyusuri sepajang ajang CFD. Beberapa elemen yang turut terlibat, di antaranya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Mafindo dan Polres Purworejo serta unsur lainnya.

“Kegiatan ini juga mmelibatkan pengawas desa, Panwaslu Kecamatan, pelajar dan wartawan,” kata Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq.

Menurut Kholiq, aksi tersebut merupakan bagian dari program pengembangan pengawasan partisipatif, di mana pengawasan ini menjadi grand desain Bawaslu untuk menjadikan masyarakat sebagai subjek pemilu. “Masyarakat kami dorong agar terlibat langsung dalam pelaksanaan pemilu, khususnya di bidang pengawasan,” jelasnya.

Anggota Bawaslu Purworeo Rinto Hariyadi menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan virus pengawasan bisa disebarkan, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi tahapan pemilu di lingkungan masing-masing. “Masyarakat kami dorong untuk melaporkan apabila menjumpai pelanggaran,” katanya.

Rinto menambahkan, Bawaslu akan terus mengembangkan program pengawasan pemilu partisipatif. Dengan kesadaran dari masyarakat untuk turut mengawasi Pemilu, strategi pencegahan yang dibangun akan berjalan. “Kami akan terus menggandeng pihak-pihak yang punya kesamaan visi dan misi dengan Bawaslu,” katanya.

Kepala Kantor Kesbangpol Bambang Gatot Seno Aji didampingi Ketua PWI Purworejo dan Kasat Sabhara Polres Purworejo AKP Prayogo mengatakan, pihaknya merasa terpanggil untuk ikut bergabung dan melibatkan diri dalam kegiatan yang digagas Bawaslu Purworejo.

“Isu anti-hoax, ujaran kebencian, politik uang, politisasi SARA yang digelorakan Bawaslu ini kan sangat relevan sebagai upaya cipta kondisi mewujudkan pemilu yang damai. Jadi kami terpanggil untuk ikut bergabung,” jelasnya.

Direktur Bank Purworejo Wahyu Argono Irawanto menambahkan, pihaknya juga tertarik untuk bergabung karena merasa terpanggil untuk berkontribusi mewujudkan pemilu yang damai.

Ketua PWI Purworejo Gunarwan mengaku, pelibatan wartawan untuk kegiatan pengawasan menjadi sebuah langkah cerdas dari Bawaslu. Wartawan memiliki fungsi informatif dan edukatif bagi masyarakat, di mana mereka bisa menjadikan ajang pemilu lebih berbobot dan bermartabat. (udi/laz/fn)