KULONPROGO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo menertibkan enam lapak permainan di Alun-Alun Wates (Alwa). Petugas melakukan pembinaan sesuai Peraturan Daerah 4/2013 tentang Ketertiban Umum.

Kepala Satpol PP Kulonprogo, Sumiran mengatakan, operasi dilakukan gabungan. Bersama perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

Pelapak yang ditertibkan di antaranya penjual jasa permainan mobil-mobilan, motor trail, balon, mewarnai, pemancingan anak dan permainan ketangkasan lain. Selain itu, petugas menyasar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan gerobak dorong dan mangkal di area bebas PKL.

“Mereka kami data. Kami imbau agar tidak berjualan di tepat umum yang dilarang. Khususnya di dalam lapangan,” kata Sumiran (7/1).

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Sari Wulandari menyatakan, Alwa menjadi tempat wisata murah warga. Perizinan untuk wahana permainan di Dispar.

Namun pengembangan dan pengelolaan menjadi wewenang Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kulonprogo. Khususnya Bidang Pertamanan.

“PKL akan ditempatkan di area bekas Dinas Kesehatan. Jika Dinas Kesehatan sudah pindah, akan dijadikan pusat kuliner. Demikian juga area di sebelah utara Lapas. Namun itu masih rencana,” kata Sari. (tom/iwa/fn)