MAGELANG- Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Magelang sudah merampungkan perbaikan makam di tiga tempat pemakamam umum (TPU) Kota Magelang yang dirusak oleh Firman Kurniawan Bakti.

Setidaknya ada 19 makam yang diperbaiki. Rinciannya, 10 makam di TPU Giriloyo, tujuh makam di TPU Kiringan, dan dua makam di TPU Nambangan. Dua makam lain di TPU Giriloyo akan diperbaiki sendiri oleh pihak keluarga.

Padahal, berdasar data Polres Magelang Kota total ada 23 makam yang dirusak. Sedangkan Firman Kurniawan Bakti saat ini sedang menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Pusat (RSJ) Pusat dr Soerojo Magelang. ”Ini bukan merupakan permintaan warga, tapi tanggung jawab kami,” kata Kepala DLH Machbub Yani Arfian Senin (7/1).

Machbub yang didampingi Plt Kepala Bidang Pengelolaan PJU Pertamanan dan Pemakaman Yetty Setyaningsih mengaku untuk perbaikan makam di Giriloyo sudah seluruhnya selesai. Sedangkan untuk TPU Kiringan dan Nambangan masih dalam proses. Perbaikan yang dilakukan berupa penggantian nisan menggunakan batu granit, ada juga yang dikembalikan seperti semula.

“Yang 10 makam di TPU Giriloyo sudah selesai semua. Kalau yang Kiringan itu karena ada permintaan warga untuk diseragamkan. Sedangkan yang Nambangan juga masih proses perbaikan, masih pemesanan nisan,” tuturnya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito sangat menyayangkan aksi perusakan makam ini. Yang pasti, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah cepat.

”Aya meminta masyarakat untuk tidak terpancing dan terprovokasi,” pintanya.

Hendro Prawoto, salah satu keluarga pemilik makam yang dirusak, mengaku berterima kasih dengan gerak cepat yang dilakukan oleh Pemkot Magelang. Diakui Hendro, makam ibu dan bapak mertuanya turut menjadi sasaran perusakan.”Keamanan juga sudah kondusif,” kata Hendro.

Warga Tidar Krajan Kelurahan Tidar Utara itu menjelaskan, sebenarnya pihak keluarga sudah berinisiatif untuk memperbaiki sendiri makam yang dirusak. Karena saat ini sudah diperbaiki pemerintah, keluarga pun beterima kasih dan mengharapkan yang terbaik. “Kami berharap, semua bisa berjalan lancar dan kejadian ini tidak terulang lagi,’’ tandasnya. (dem/din/fn)