JOGJA- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tae Kwon Do Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berjaya di ajang Makzom Cup Tae Kwon Do Championship 2018. Di kejuaraan nasional yang digelar di GOR Grogol Jakarta Barat (22-23/12/2018) ini, mereka merengkuh 11 emas, dua perak, dan delapan perunggu dalam pertandingan tingkat nasional.

UKM Tae Kwon Do UAD mengirimkan 21 taekwondoin dan mengikuti Kyorugi (fight) dan Poomsae (jurus).

Dengan tambahan medali ini, total raihan medali sepanjang 2018 dari tiga kejurnas yang diikuti adalah 53 medali. Itu terdiri dari 27 emas, 10 perak, dan 16 perunggu. ‚ÄúPrestasi yang sudah ada ini ke depan perlu ditingkatkan lagi. Sebab, kesuksesan seorang mahasiswa tidak hanya dinilai dari hardskill tetapi juga dari softskillnya,” ungkap Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni Dr Abdul Fadlil MT di di Kampus 1 UAD Semaki, Jumat (11/1).

Fadlil menilai sebuah UKM akan bisa eksis jika memiliki prestasi untuk menjadi daya magnet bagi mahasiswa baru untuk bergabung. Dia menyarankan perlu ada peningkatan dalam mekanisme dalam latihan. Ditambah pembinaan spirit untuk mendorong motivasi. “Prestasi bidang akademik perlu dijaga dan diperhatikan, bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Pembina UKM Tae Kwon Do UAD Hadi Suyono menjelaskan, ini merupakan kejuaraan ketiga yang diikuti UAD dalam tahun 2018 setelah sebelumnya mengikuti kejuaraan yang digelar Piala Rektor UPN Surabaya dan Wali Kota Cup Jogjakarta. Dua mahasiswa yang berhasil meraih medali emas dalam ketiga kejuaraan yakni Miky Dedi Arifuddin (Ilmu Kesehatan Masyarakat) dan Laela Ari Rahmawati (Ilmu Komunikasi). “2018 ini dapat berkah yang luar biasa, mendulang banyak medali yang membuat kami bangga, 11 emas itu,” ungkapnya.

Menurut Hadi, berkompetisi di Jakarta bak masuk ke kandang macan. Karena kompetitor di sana sudah melahirkan atlet nasional dan internasional.
Dia menambahkan, prestasi mahasiswa dapat dicantumkan dalam Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Sertifikat tersebut menjadi nilai plus dalam kelulusan mahasiswa maupun untuk memasuki dunia kerja.

Sedangkan pelatih Tae Kwon Do atau Sabeum di UAD Cholid Wahyudi mengungkapkan semangat mahasiswanya lebih tinggi dengan tahun-tahum sebelumnya.”Yang dapat emas ada yang belajar dari nol, didikan UAD,” ujar Cholid yang bergelar Sabeum terbaik dalam Wali Kota Cup Jogjakarta.

Mahasiswa yang dimaksud Cholid yakni Dayinta Finalistya (Manajemen), Sulistyansyah (Ilmu Kesehatan Masyarakat), Ichwan Farma (Ilmu Hukum), dan Yusril Mahendri (Teknik Informatika). Keempatnya merupakan mahasiswa angkatan 2018. (tif/sce/din/fn)