GUNUNGKIDUL – Lima posisi jabatan strategis di lingkungan pemkab segera terisi. Panitia seleksi (pansel) telah mengantongi nama-nama kandidat yang bakal naik menjadi eselon II b tersebut.

Ketua Pansel Lelang Jabatan Tinggi Pratama Pemkab Gunungkidul Drajad Ruswandono mengaku telah mengantongi 15 nama. Itu berasal dari rangkaian proses hasil seleksi terbuka. Masing-masing satu posisi jabatan diambil tiga terbaik.

”Sudah kami serahkan kepada bupati. Tinggal bupati menentukan siapa yang akan dipilih,” jelas Drajad di kantornya Rabu (16/1).

Hanya, kata Drajad, nama-nama itu tidak langsung dipilih. Perlu dikonsultasikan dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Bahkan, khusus lowongan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil) harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

”Semoga paling lambat akhir bulan sudah diketahui hasilnya,” ujarnya.

Empat posisi jabatan tinggi pratama yang dilelang akhir tahun lalu adalah kepala dinas komunikasi dan informatika (diskominfo), kepala dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag), staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, dan staf ahli bidang hukum pemerintahan dan politik. Ada 27 pendaftar yang lolos dalam seleksi administrasi. Mereka kemudian mengikuti serangkaian seleksi lainnya. Seperti tes kesehatan, kompetensi, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak.

Bupati Gunungkidul Badingah mengungkapkan hal senada. Menurutnya, hasil lelang masih dikonsultasikan ke pemerintah pusat. Setiap kandidat akan diteliti oleh KASN.

”Tentu saya memilih berdasarkan pada hasil lelang, rekam jejak dan kemampuan yang dimiliki,” katanya.

Melalui serangkaian tahapan ini, Badingah menegaskan, pelaksanaan seleksi lelang terbuka tidak sekadar formalitas.

”Pada saatnya akan kami umumkan, tapi untuk sekarang belum menentukan pilihan karena masih dikonsultasikan,” ungkapnya. (gun/zam/fn)