MUNGKID-Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang diminta segera menyelesaikan kewajibannya. Terutama pelaporan kegiatan, keuangan, dan kinerja 2018, serta dokumen-dokumen perencanaan kinerja tahunan.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Pemkab Magelang Adi Waryanto dalam upacara bendera di Halaman Kantor Pemkab Magelang, Sawitan, kemarin.”Di antaranya laporan akhir tahun kegiatan, LPPD, LKJIP, LKPJ bupati, laporan keuangan daerah, perjanjian kinerja SKPD, dan penyusunan rencana kerja operasional kegiatan,” katanya.

OPD juga diajak memberikan pelayanan dan kinerja terbaik untuk masyarakat. Adi mengapresiasi kinerja SKPD yang telah menyelesaikan program/kegiatan sepanjang 2018. “Banyak keberhasilan yang telah kita capai, namun demikian masih ada target yang belum tercapai. Semoga ketidaktercapaian target di 2018 menjadi cambuk pelecut agar di 2019 target yang direncanakan bisa tercapai,” tuturnya.

Di tahun terakhir RPJMD 2014-2019, Adi berharap keseriusan semua pihak agar fokus pada upaya akselerasi target-target kinerja yang belum tercapai, sekaligus bersinergi dalam penyusunan rancangan awal RPJMD 2019-2024 yang simultan dengan penyusunan Renstra SKPD.”Hal ini dikarenakan, Peraturan Daerah tentang RPJMD sudah harus ditetapkan enam bulan pasca pelantikan bupati/wakil bupati terpilih,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengapresiasi seluruh OPD yang telah melaksanakan kegiatan strategis di 2018. Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu.”Selanjutnya, kegiatan yang direncanakan untuk 2019 agar segera dilaksanakan,” kata Windarti, saat apel pagi Pemkot Magelang, di halaman belakang Kantor Setda Kota Magelang, Kamis (17/1).

Windarti mengatakan, kegiatan yang mendesak untuk segera dilaksanakan utamanya kegiatan yang bersifat strategis serta Detail Engineering Design (DED) nya telah selesai pada perubahan anggaran 2018.”Kegiatan-kegiatan ini agar dapat segera dilelangkan mulai bulan januri ini,” ujarnya.

Adapun kegiatan strategis tersebut antara lain pembangunan gedung wanita, gedung kantor inspektorat, pengadaan lahan rumah susun sewa (rusunawa), finishing lapangan tenis indoor, dan kegiatan strategis lainnya. (dem/din/fn)