BANTUL – Kocok ulang masal pejabat eselon II terjadi kemarin (18/1). Sembilan posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) digeser. Ada yang digeser menjadi kepala OPD lain. Namun, ada pula yang menjadi asisten sekretariat daerah hingga staf ahli bupati.

Di antara pejabat yang pindah OPD adalah Fenty Yusdayati. Dari badan perencanaan pembangunan daerah ke dinas komunikasi dan informatika. Posisi Fenty diganti Isa Budi Hartomo. Sedangkan Fenty menggantikan posisi Nugroho Eko Setyanto. Posisi kepala dinas pertanahan dan tata ruang (dispertaru) yang ditinggalkan Isa dibiarkan kosong. Sementara, Nugroho berpindah tugas menjadi kepala dinas kebudayaan. Selengkapnya lihat grafis.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul Danu Suswaryanta mengungkapkan, kocok ulang masal pejabat merupakan hal biasa. Apalagi, di antara mereka ada yang telah mengampu satu OPD dalam waktu lama. Lebih dari empat tahun. Namun, mayoritas telah bertugas selama dua tahun.

”Ini juga untuk jenjang karir dan optimalisasi kinerja,” jelas Danu usai pelantikan dan pengambilan sumpah di Pendapa Parasamya kemarin.
Dalam kocok ulang ini juga tampak tiga jabatan kepala OPD dibiarkan kosong.

Yakni, badan keuangan dan aset daerah, dispertaru, dan dinas pendidikan pemuda dan olahraga (disdikpora). Sri Ediastuti yang semula mengampu kepala BKAD digeser menjadi asisten bidang pemerintahan setda. Lalu, Didik Warsito yang selama ini dipercaya menjadi kepala disdikpora digeser ke dinas sosial, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak.

Menurut Danu, tiga posisi ini bakal segera terisi. Maksimal bulan Maret.
”Akan segera kami bentuk panitia seleksi. Agar Februari bisa dimulai,” ujarnya.

Selain sembilan pejabat eselon II, Bupati Bantul Suharsono juga melantik sekaligus mengambil sumpah, antara lain, 61 pejabat administrator, dan 112 pejabat pengawas.

”Total 229 orang,” sebutnya.

Bupati Bantul Suharsono mengungkapkan hal senada. Dia meminta seluruh pejabat yang digeser mampu bekerja lebih baik.

”Rotasi ini hal biasa yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas karir,” katanya. (cr6/zam/fn)