PURWOREJO – Sebanyak 12 trayek angkutan perdesaan (angkudes) diberikan sosialisasi untuk menempati Terminal Kongsi sebagai tempat menunggu penumpang. Kebijakan ini membawa konsekuensi, angkutan perdesaan harus mengubah rute yang sebelumnya digunakan. Khususnya yang ada di dalam kota.

Sosialisasi itu dilakukan Dinas Perhubungan Purworejo
bersama dengan jajaran Satlantas Polres Purworejo beserta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran serta perwakilan dari koperasi angkutan kepada seluruh kru angkutan pada Selasa (22/1) lalu.

Sosialisasi atau uji coba itu sendiri akan dilakukan hingga selesainya Pemilu 2019 nanti. “Sebagian besar angkutan selama ini ngetemnya di belakang Pasar Baledono. Mereka sudah sepakat untuk menempati Terminal Kongsi,” kata Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo Deasy Ari Wulandari, Jumat (25/1).

Menurut Deasy, pemindahan itu dimaksudkan untuk meramaikan Pasar Baledono dimana angkutan dilewatkan di Jalan Ahmad Yani. Sebagian besar kendaraan merupakan angkutan yang melayani trayek di sisi
selatan Kota Purworejo. Misalnya, angkutan dari arah Cangkrep setelah di belakang Pasar Baledono
tidak langsung belok kiri. Melainkan harus lurus menuju ke Jalan Pemotongan Hewan.”Nah, sesampainya di Posis Tugu mereka belok kiri menuju ke Pasar
Baledono,” jelas Deasy.

Adapun jalan yang digunakan untuk masuk ke Terminal Kongsi adalah lorong yang ada di depan Pasar Baledono. Dan di Terminal Kongsi, seluruh armada telah diberikan tempat sesuai trayeknya untuk ngetem. “Keluarnya nanti juga ke Jalan Pramuka dan masuk ke Jalan Ahmad Dahlan dan belok kiri ke Jalan Kemuning untuk selanjutnya masuk ke Jalan Ahmad Yani lagi,” tambahnya.

Dari hasil sosialisasi, ada penawaran dari beberapa angkutan yang meminta agar ditempatkan di Jalan Kemuning. Hal ini juga diakomodasi
Dishub serta lainnya dimana ada beberapa trayek yang akan ngetem di Kemuning. “Meskipun di Kemuning ngetemnya, tapi untuk di Terminal Kongsi tetap
kami berikan tempat jika memang nantinya dari trayek yang bersangkutan akan ngetem di Kongsi,” imbuh Deasy. Walaupun masih dalam masa sosialisasi atau percobaan, Deasy meminta agar seluruh operator kendaraan mengindahkan ketentuan tersebut. Dia optimistis
dengan perubahan jalur tersebut upaya Pemkab Purworejo meramaikan Pasar Baledono bisa terwujud. (udi/din)