JOGJA – Wisatawan maupun pengunjung Taman Pintar, dari arah Taman Parkir Senopati, masih harus dibantu petugas untuk menyebrang Jalan Panembahan Senopati. Itu karena rencana pembangunan terowongan penyebrangan bawah tanah masih sekedar wacana.

Padahal sebelumnya terowongan bawah tanah dari Taman Pintar ke Taman parkir  Senopati sempat digadang-gadang akan segera dibangun. Wacana itu sempat digulirkan pada 2016 lalu. Setelah selesainya pembangunan toilet underground di dekatnya. Di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIJ.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIJ Muhammad Mansur mengaku terowongan itu masih wacana. “Belum, itu DED (Detail engineering design) saja belum kok,” ujarnya ketika dikonfirmasi Radar Jogja, Jumat (25/1).

Diakuinya memang ada rencana pembangunan terowongan sebagai lokasi penyeberangan dari Taman Pintar ke Taman Parkir Senopati. Saat ini tahapannya masih sekedar komunikasi antara Pemprov DIJ dengan Pemkot Jogja. “Kalau diskusi dengan Pemkot Jogja sudah, tapi belum dialokasikan (anggarannya),” tutur dia.

Mantan Plt Kepala Dinas PUP-ESDM DIJ itu mengaku untuk pembiayaannya bisa saja menggunakan Dana keistimewaan (Danais), maupun APBD DIJ atau APBD kota Jogja. “Itu nanti tergantung pembahasan,” tuturnya.

Untuk komunikasi dengan Pemkot Jogja? “Prinsipnya Kota sebagai pemilik wilayah, kalau ada program dari Provinsi tidak keberatan,” jawabnya.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Taman Pintar Afia Rosdiana juga mengaku belum tahu persis tentang rencana pembangunan terowongan tersebut. Menurut dia untuk kepastiannya menuggu dari Pemprov DIJ yang akan menyelenggarakan. “Kami siap saja karena bisa mendukung Taman Pintar,” tuturnya. (cr7/pra)