Antisipasi tawuran pelajar susulan di Kota Magelang sebagai dampak kejadian sebelumnya di Jetak, Blabak, Mungkid, Kabupaten Magelang, Polsek Magelang Utara melakuan razia. Kegiatan dilakukan di Jalan Pahlawan, Kota Magelang, Jumat (1/2) pagi.

Razia dipimpin langsung Kapolsek Magelang Utara Kompol I Gede Suarti. Dalam kegiatan ini petugas memberhentikan angkutan umum dan sepeda motor yang ditumpangi para pelajar. Mereka diminta turun dari angkutan dan sepeda motornya untuk digeledah seluruh tubuh dan tas. Kendaraan juga tidak luput dari pemeriksaan petugas.

Razia melibatkan petugas gabungan yang terdiri atas unsur dari Satuan Sabhara, Intel, Reskrim, dan Satlantas. Namun operasi yang berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 07.45 itu petugas tidak menemukan barang-barang mencurigakan dan membahayakan yang dibawa para pelajar. Ada dugaan razia tersebut telah bocor sebelumnya.

“Kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya. Mereka diduga diberitahu oleh sesama rekan pelajar melalui sarana telepon genggam maupun pesan di media sosial,” kata I Gede Suarti.

Dijelaskan, razia terhadap para siswa, utamanya siswa SMA/SMK yang hendak berangkat sekolah itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya tawuran atau perkelahian siswa antarsekolah yang sering terjadi di Kota Magelang. Selain antisipasi kejadian di Balabak sebelmnya.

Gede Suarti menambahkan, wilayah Magelang Utara dinilai sangat rawan perkelahian antarpelajar, karena di wilayah tersebut terdapat sejumlah sekolah menengah kejuruan yang siswanya sering melakukan perkelahian. (dem/laz/riz)