SLEMAN – Pemkab Sleman menerima hibah sebanyak 1.230 kotak suara bekas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman pada Jumat (1/2). Kotak suara itu rencananya akan digunakan untuk proses pemilihan kepala desa (pilkades).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi menyebut kotak suara yang dihibahkan dalam kondisi yang baik. Dia pun berharap kotak suara berbahan alumunium yang digunakan dalam Pemilu 2014 itu dapat digunakan dengan baik.

”Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik,” kata Sumadi.

Di antaranya, Sumadi menyebut untuk penyelenggaraan pilkades. Sebab, pemkab berulang kali harus meminjam kotak suara milik KPU untuk pilkades.

Kepala Divisi Teknik Penyelenggaraan KPU Sleman Aswino Wardhana menyebut di gudang KPU Sleman terdapat 10.110 kotak suara. Semuanya dari bahan almunium. Kondisinya juga masih bagus. Sebab, KPU selama ini melakukan perawatan secara berkala.

Selain dihibahkan ke Pemkab Sleman, sisa kotak suara itu dilelang Kementerian Keuangan.

Dengan pemberlakuan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, KPU tak lagi menggunakan kotak suara berbahan alumunium. Sebagai gantinya, menggunakan kotak suara berbahan duplex.

Terpisah, Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Agung Indarto mengungkapkan hal senada.

”Rencananya tahapan pilkades mulai bulan Mei. Pemungutan suaranya bulan Oktober,” katanya. (har/zam/tif)