KULONPROGO – Kelompok Wanita Tani (KWT) Kulonprogo menggelar bazar di halaman Pemkab Kulonprogo setiap Jumat. Bazar ini menampilkan berbagai hasil pemanfaatan pekarangan baik produk olahan pangan industri rumah tangga, bibit tanaman, hingga sayuran dalam polibag.

Jumat (1/2), bazar diikuti sejumlah KWT. Di antaranya KWT Anggrek Asri Dusun Menggermalang, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh; KWT Dhuawar Dusun Kroco, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih; KWT Sidodadi Dusun Geden; Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Jogjakarta; dan Serbu Ikanku dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo.

Kabid Pertanian dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengatakan, kegiatan tersebut rutin digelar setiap Jumat. Khusus untuk pegawai Pemkab Kulonprogo.

“Berbagai produk seperti sayur organik, telur, beras, olahan ikan dijual. Serbu Ikanku menyediakan bermacam ikan mulai ikan air tawar dan ikan laut,” kata Trenggono.

Ketua KWT Anggrek Asri, Dusun Menggermalang, Eka Pripta Isnuari mengungkapkan, kelompoknya sudah berdisi sejak 2016. Sekarang memiliki 30 orang anggota dalam satu pedukuhan. KWT Anggrek Sari fokus budidaya sayuran organik dan makanan olahan dari sayuran.

“Kami menjual sayuran organik seperti cabai, kacang panjang, terong, buncis, dan bumbu dapur. Kami juga memiliki produk olahan makanan seperti kripik terong, pare, tepung mocaf, dan gula jawa,” ungkap Eka Pripta.

Dijelaskan, pengelolaan dilakukan sendiri oleh anggota KWT. Termasuk melakukan pembibitan dan penanaman.

“Dari proses penanaman biji sampai memanen sayuran dan menjualnya, kami lakukan sendiri. Pemasaran dilakukan online dan delivery order. Semoga dengan ikut bazar bisa lebih dikenal,” harap Eka Pripta.

Salah seorang pengunjung Bazar, Evi Indrawati menyatakan, bazar yang digelar bagus dan lengkap. Banyak kebutuhan sehari-hari ditawarkan dengan harga terjangkau dan murah. Produk sayuran dan buah-buahan semuanya organik.

“Menjadi media promosi dan mendekatkan produk KWT kepada masyarakat. Kalau sosialisasinya lebih bagus, pasti banyak yang berminat. Apalagi produk yang ditawarkan terjangkau,” kata Evi. (tom/iwa/tif)