JOGJA – Perjalanan Pucuk Cool Jam 2019, sebuah ajang festival pentas seni dan kreativitas di bidang seni untuk anak muda berbakat yang dihelat oleh Teh Pucuk Harum, saat ini memasuki tahap roadshow dengan mengunjungi sekolah di 6 wilayah di Indonesia yaitu Jogjakarta, Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Samarinda, dan Makassar.

Marketing Manager Teh Pucuk Harum, Erick Harijanto menuturkan, dengan kembali memanfaatkan platform digital, Pucuk Cool Jam 2019 berhasil menjaring hampir 300 peserta yang berpartisipasi pada digital audition sejak dibuka pada 12 November hingga 12 Januari 2019.

“Setelah memenuhi tantangan digital audition, terpilihlah 60 sekolah di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Samarinda, dan Makassar, akan dikunjungi Pucuk Cool Jam Roadshow 2019 pada 22 Januari hingga 13 Februari 2019,” katanya saat berkunjung ke Redaksi Jawa Pos Radar Jogja.

Pada tahun keempat ini, Pucuk Cool Jam hadir ke banyak kota, agar semakin banyak lagi kesempatan yang diberikan bagi talenta muda Indonesia untuk dapat menampilkan kreativitasnya.

“Adanya perluasan wilayah, yaitu Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, dan Makassar yang dikunjungi oleh Pucuk Cool Jam 2019, menunjukkan bahwa ke-empat wilayah ini mempunyai potensi talenta kreatif muda dan kreativitas yang patut untuk terus digali. Ini merupakan komitmen kami untuk terus mendukung dan mewujudkan generasi muda Indonesia yang kreatif, dinamis, berani, dan berprestasi melalui gelaran Pucuk Cool Jam 2019 yang #StaycoolNfresh,” ujar Erick.

Pada tahap roadshow ini, ke-60 peserta ditantang untuk unjuk kebolehan mereka di panggung yang telah disediakan. Satu sekolah terbaik dari setiap wilayah, akan berangkat ke Bandung untuk kembali memberikan penampilan terbaik mereka di puncak acara Pucuk Cool Jam Festival 2019 yang akan diselenggarakan di PPI Pussenif Bandung pada 9 Maret 2019 yang juga bertepatan dengan Hari Musik Nasional.

Tahun ini tahapan penjurian untuk mendapatkan pemenang Pucuk Cool Jam 2019 masih melibatkan para juri yang berkompeten, baik dari musisi maupun dari institusi yang memiliki kredibilitas di bidang seni, yaitu M. Adri Prakarsa, drummer Band Nidji & Nev selaku perwakilan juri kategori Band, dan Evelinn Kurniadi, yang dikenal sebagai koreografer acara X Factor Indonesia, Indonesian Idol Junior, Musical Series Stereo, dan We Sing For You selaku juri ekstrakurikuler.

“Pada babak roadshow ini, sebagai juri kategori band, saya akan menilai kreativitas dan juga skill bakat-bakat muda di sekolah untuk bisa diasah lagi agar nantinya saat mereka masuk ke dalam industri musik atau hiburan sesungguhnya, setidaknya mereka memiliki bekal dan pengetahuan yang bisa dibagi,” ujar Adri.

Lebih dari sekadar ruang unjuk bakat dan ekspresi diri, Pucuk Cool Jam 2019 juga terus berupaya untuk mengembangkan skill bermusik dan kreativitas dari talenta-talenta muda berbakat dengan menggandeng kembali SAE Institute Jakarta, lembaga terkemuka bertaraf Internasional yang telah dikenal sebagai salah satu tempat mengasah kreativitas kaum muda masa kini terutama untuk studi musik yang lebih mendalam, termasuk hal teknis seperti sound engineering.

Selain itu, program Pucuk Cool Jam 2019 bukan hanya mengapresiasi anak muda dengan minat music, juga ekstrakurikuler yang punya minat menari. Seperti halnya 6 band terpilih yang akan mengikuti workshop dari SAE Institute Jakarta di masing-masing sekolah, dan 6 grup anak muda berbakat di bidang ekstrakurikuler juga akan diberikan sesi workshop koreografi dan performance art.

“Melalui Pucuk Cool Jam ini, Teh Pucuk Harum berharap dapat menjadi wadah kreatif untuk menuangkan minat dan bakat yang dimiliki sekaligus menjadi penyemangat untuk bisa berkolaborasi dan menjaga kekompakkan agar bisa meraih kesuksesan ‘pucuk moment’,” tutup Erick. (obi/a1/jko/riz)