KULONPROGO – Hujan intensitas tinggi mengguyur Wates Kamis malam (7/2) hingga Jumat dinihari (8/2). Memicu banjir di Wates. Saluran irigasi tak mampu menampung air. Permukiman warga pun terendam.

SDN Conegaran di Pedukuhan Tambak, Desa Triharjo, Kecamatan Wates juga kebanjiran. Ketinggian air mencapai 30 cm.

“Air menggenangi tiga ruang kelas, perpustakaan, parkiran, dan UKS,” kata Penjaga SDN Conegaran, Teguh Santosa.

Menurut dia, banjir terjadi karena saluran air dari BLK (Balai Latihan Kerja) Kulonprogo di sisi barat mampet. Banjir tersebut berulang kali terjadi sejak 2010.

Kepala SDN Conegaran, Sugiyah mengatakan, pihaknya terpaksa meliburkan sekolah. Ruang kelas tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Untuk siswa kelas 4 hingga kelas 6 tetap masuk, namun belajar tanpa menggunakan alas kaki. Sebab siswa kelas 6 tengah menempuh latihan Ujian Nasional (UN) tingkat kecamatan,” kata Sugiyah.

Dia sudah melaporkan banjir tersebut ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo. ‘’Semoga ada solusi, supaya tidak menjadi langganan banjir,” harap Sugiyah. (tom/iwa/riz)