4 Mei 2015

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono menerbitkan undhang gumantosing asma dalem. Semacam keputusan tentang pergantian nama raja yang bertakhta. Berikut dengan gelar yang disandangnya. Yakni, dari Sultan Hamengku Buwono X menjadi Sultan Hamengku Bawono Ka 10.

8 Februari 2019

Penghageng Kawedanan Tandha Yekti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Hayu mengajak media massa memakai nama Sultan Hamengku Buwono X. Disampaikan saat konferensi pers menjelang peringatan kenaikan takhta sultan ke-30 yang jatuh pada 7 Maret mendatang.

Surat undangan konferensi pers yang ditandatangani Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono tertanggal 3 Februari 2019 juga tertulis peringatan Hajad Dalem 30 Tahun Tinggalan Dalem Jumeneng Dalem Sri Sultan HB X.

Jawaban Keraton

Penggunaan nama HB Ka 10 lebih untuk acara yang bersifat internal. Parameternya internal, yaitu acaranya dihadiri Sultan dan ditandai dengan adanya kandha.

Saat peringatan Hadeging Nagari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat ke-272 di Bangsal Pagelaran pada Selasa (5/2) lalu.

Dalam acara itu, abdi dalem Kanca Kaji atau ulama keraton menyebutkan nama dan gelar sultan adalah Sri Sultan Hamengku Bawono (HB) ingkang jumeneng Kasepuluh Senopati ing Ngalaga Suryaning Mataram Langeng ing Bawana Langgeng.