SLEMAN-Pemain asing yang akan mengisi skuad PSS Sleman sampai saat ini masih menjadi tanda tanya. Manajemen tim berjuluk Super Elang Jawa ini kabarnya terus berburu pemain asing sesuai kebutuhan tim dan tentu saja menyesuaikan kemampuan keuangannya.

Satu pemain asing yang mengikuti seleksi, Mido Saad pun telah dipulangkan karena performanya tidak memikat pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara. Namun, manajemen PSS Sleman dikabarkan sudah sepakat dengan eks pemain Perseru Serui, Silvio Escobar. Pemain berdarah Paraguay ini tengah menjalani proses naturalisasi untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Desas desus sejumlah nama pemain asing yang akan memperkua Super Elja memang banyak mencuat. Namun nyatanya, belum ada realisasi kontrak dengan para pemain tersebut. Dari sejumlah nama, penyerang asal Brasil, Herlison Caion de Sousa Ferreira dikabarkan tengah dalam radar PSS Sleman. Nama tersebut mencuat, setelah manajer PSS Sleman Retno Sukmawati menyatakan tengah bernegosiasi dengan pemain Brasil yang belum pernah merumput di Liga Indonesia.

Caion sempat berkarir di Liga Thailand. Pada Januari lalu, Caion sempat bergabung dengan tim kasta kedua Liga Brasil, Paysandu Sport Club. Namun, kebersamaan keduanya tak berlangsung lama. Keputusan Caion mengakhiri kerjasama dengan Paysandu Sport Club inilah yang memunculkan spekulasi kepindahannya ke PSS Sleman.

”Kami sudah mengirimkan penawaran untuk nego, pemain Brasil berposisi sebagai striker,” kata Retno ketika itu.  Pernyataan Retno ini turut serta menguatkan upaya negosiasi dengan mantan penyerang Liga Thailand, Navy FC.

Bersama Navy FC, Caion mengoleksi empat gol dan tiga asssist di 16 penampilan. Pemain berusia 28 tahun ini memang memiliki pengalaman bermain dengan sjeumlah klub di di Amerika Selatan dan Asia. Sejumlah klub yang pernah dibelanya yakni Juventude, Portuguesa, Chapecoense, dan Daegu FC.

Selain Caion, striker berkebangsaan Polandia Piotr Grzelczak juga dikaitkan dengan skuad PSS Sleman. Mantan Timnas Polandia U-21 ini disebut-sebut akan melakukan trial bersama PSS Sleman. Pioter yang kini berusia 30 tahun lebih banyak menghabisan karir di Liga Polandia bersama KKS Koluszki, Widzew Lodz, Polonia Warsawa hingga Lechia Gdansk klub yang dihuni pemain muda Indonesia, Egy Maulana Vikri.

Seto sendiri mengakui sejumlah nama pemain asing banyak ditawarkan para agen. Bahkan ada pula yang meminta untuk datang melakukan trial bersama PSS Sleman. ”Artinya sah saja mereka datang untuk unjuk kebolehan,” terangnya.

Namun dia tetap berharap PSS Sleman dapat merekrut pemain asing yang telah dia rekomendasikan. Namun Seto tidak menjelaskan secara gamblang. ”Kepastiannya ada di manajemen,” terang pelatih asal Kalasan, Sleman ini. (bhn/din/tif)