JOGJA – Globalisasi dan mobilisasi akses terhadap data dan informasi ditunjang dengan pengembangan mesin-mesin yang bisa belajar sendiri. Sedangkan menjadi tantangan dalam pengembangan manajemen modern desa wisata. Pola pikir agraris industrialis dan bisnis.

Masyarakat desa saat ini dihadapkan pada hal-hal yang baru baik secara pekerjaan, perubahan metode dan alat bantu yang dibutuhkan untuk pengembangan dan kemajuan Desa Wisata masing-masing. Terlebih dengan pengembangan era industry yang memberi peluang dan tantangan dengan berkembangnya media  online, e-commerce dan sosial media. Cara-cara lama akan digantikan dengan cara yang lebih global, efektif, cepat, dan berbasis Teknologi Informasi. Tentu hal-hal tersebut akan lebih meringankan pekerjaan seseorang.

Ottoman Sky Lounge di Grand Keisha By Horison membuka diri bagi berbagai komunitas yang ada di Yogyakarta untuk saling berbagi. Dan dalam waktu dekat ini pada Jumat (15/2) Jogja Informal Meeting akan mengadakan acara Seminar Nasional di Ottoman Sky Lounge lt.9 Grand Keisha Hotel by Horison Yogyakarta dengan menghadirkan beberapa narasumber yaitu Bapak Tazbir Abdullah, SH,M.Hum(Tim Perencana Event Kmentrian Priwisata RI), Dr. Suryanto ( Dosen UNS), Dr. Junaidi ( Dosen UTY), Dr. Suparmono (Dosen STIM YKPN),dan Bonie Tello (Pegiat Pariwisata Yogyakarta). Demikian papar Atik Damarjati – General Manager Grand Keisha By Horison

Untuk mengikuti seminar nasional ini hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 150.000,-nett/orang. Dengan harga tersebut anda tidak hanya mengikuti seminar, tetapi juga mendapatkan sertifikat serta dapat menikmati Barbeque Dinner yang ada di Ottoman Sky Lounge yang berada di lantai sembilan. (sce/pra/tif)