JOGJA – Perawatan kebersihan wajah kini tidak hanya monopoli kaum hawa saja. Banyak pula pria yang mulai peduli dengan penampilannya wajah. Termasuk dengan mendatangi ke klinik kulit. Salah satunya ke klinik kulit NMW Skin Care.

“Terutama para pria yang pekerjaannya menuntut kulit wajah yang bersih, karena harus bertemu orang,” ujar Head of Marketing & Communication NWM
M Skin Care Theo Daniel di sela syukuran hari jadi ke-4 NMW Skin Care Jogjakarta di Jalan Pakuningratan Sabtu (9/2). Selain itu, lanjut dia, juga karena pengaruh gaya hidup.

Menurut dia, dari sekitar 5.000 member di NMW Skin Care cabang Jogjakarta, sekitar 20 persen di antaranya adalah pria. Bahkan Theo menyebutkan secara nasional, dari sembilan cabang NMW Skin Care di Indonesia, ada peningkatan member pria sekitar 17 persen. “Sudah tidak lagi malu datang untuk perawatan karena memang kebutuhan,” ujarnya.

Dokter praktek di NMW Skin Care Jogjakarta Dr Fella Reviniosha menambahkan, mayoritas pasien pria yang melakukan perawatan mengeluhkan tentang jerawat. Sama halnya dengan perempuan, untuk perawatan yang dilakukan di NMW Skin Care dengan PRP yaitu anestesi plasma darah, Messo Whitening, atau Collagen Skin Booster.

Bertepatan dengan HUT ke-4 NMW Skin Care Jogjakarta, juga memperkenalkan dua treatment baru. Yaitu Hydro Jet Glow dan Rev Laser. Menurut dr Fella, Hydro Jet Glow adalah prosedur kecantikan dan perawatan yang bersifat non invasif. Dengan menyemprotkan serum whitening yang dikombinasikan dengan oksigen dan antioksidan ke dalam lapisan dermis kulit.

“Tapi perawatan ini tidak disarankan untuk wajah berjerawat,” ungkap dr Fella.

Sementara Rev Laser atau Rejuvenation Laser merupakan prosedur kecantikan yang juga non invasif menggunakan Q-switch Nd:YAG laser dengan fungsi meremajakan kulit, mengatasi pigmentasi kulit, mengencangkan kulit dan bahkan menghilangkan tato. Waktu perawatan ini singkat hanya 1-2 jam kemerahan dan langsung bisa pulih, juga bisa digunakan dalam rentang waktu 3-4 minggu sejak tindakan pertama.

“Cocok bagi pasien yang takut jarum suntik, karena non injeksi. Juga dengan waktu yang cepat serta tidak perlu takut efek merah,” paparnya. (cr8/pra/ong)