JOGJA-Upaya manajemen PSIM Jogja mempertahankan para pemain inti musim lalu sepertinya bakal kandas. Satu per satu, penggawa inti Laskar Mataram memilih merapat ke klub lain. Kali ini giliran bek kanan, Riskal Susanto hengkang dari PSIM Jogja.

Riskal tengah dilirik klub asal Kalimantan, Persiba Balikpapan. Saat ini, kedua belah pihak tengah dalam pembicaraan kontrak. ”Belum mencapai kesepakatan baru lisan,” kata Riskal dihubungi Selasa (12/2).

Bek berusia 26 tahun ini kerap menjadi pilihan utama pelatih Bona Simanjuntak di musim lalu. Tempatnya di sisi kanan pertahan PSIM Jogja seolah tak tergantikan oleh pemain lain.

Konsistensi permainan pemain yang identik dengan jersey nomor 77 ini membuat sejumlah klub kepincut meminangnya. Di babak delapan besar, Madura FC yang ditangani oleh Salahudin tertarik untuk menggunakan jasanya. Namun, sang pemain lebih memilih untuk tetap bertahan, hingga terakhir membela PSIM Jogja di babak 64 besar Piala Indonesia melawan PS Tira di Stadion Sultan Agung Desember lalu.

Melihat belum ada gerak aktif PSIM Jogja di bursa transfer, menjadi celah bagi Salahudin untuk berkomunikasi kembali dengan Riskal. ”Memang ada pembicaraan dengan pelatih (Salahudin, Red) yang mengingkan saya di Persiba,” jelasnya.

Diakuinya, sejauh ini belum ada pembicaraan dirinya dengan manajemen PSIM Jogja. Bahkan, dia memastikan manajemen PSIM Jogja tidak mengetahui perihal kepindahannya ke Persiba Balikpapan.

Dia menyatakan kepindahannya ke Balikpapan lebih dikarenakan jarak antara tempat tinggalnya Samarinda dengan Balikpapan. Dia tak menutup kemungkinan suatu saat nanti dirinya akan kembali menggunakan jersey parang biru.  “PSIM tetap menjadi sebuah kebanggan,” terangnya. (bhn/din/tif)