JOGJA – Animo karateka di DIJ terbukti tinggi. Buktinya dalam kejuaraan daerah (kejurda) yang digelar Pengprov Indonesia Karate-Do (Inkado) DIJ bersama Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BPPP) DIJ, sekitar 500 peserta mendaftar.

Dalam kejuaraan dan Open Tournament yang bertajuk Yuni Astuti Cup bakal digelar 17 Februari mendatang di GOR Amongraga. Kejurda dan Open Tournament akan diikuti karateka-karateka dari dojo di wilayah DIJ dan sekitarnya.

Ketua Pengprov Inkado DIJ, Faried Jayen Soepardjan mengatakan dalam kejuaraan daerah nantinya akan dipertandingkan 74 kelas. Peserta dibagi dalam berbagai nomor mulai kelas khusus sabuk kuning dan hijau yang meliputi usia dini (8-9 tahun), pra pemula (10-11 tahun) dan pemula (12-13 tahun) juga kategori atlet mulai usia dini (8-9 tahun), pra pemula (10-11 tahun), pemula (12-13 tahun), kadet (14-15 tahun) serta junior (16-17 tahun).

“Untuk open tournament, nomor yang dipertandingkan sama seperti kejuaraan daerahnya, namun di sini ada satu yang berbeda yakni dipertandingkan nomor senior untuk usia 18 tahun ke atas,” tuturnya dalam jumpa pers Selasa (12/2).

Semua nomor, lanjut dia, untuk putra dan putri. Sehingga total ada 149 kelas dengan rincian kejurda 74 kelas dan open tournament 75 kelas. Pengprov Inkado DIJ menurut Faried Jayen berupaya menjaring atlet berbakat, sebagai upaya pembinaan berkelanjutan.

“Karena itu dalam Kejurda dan Open Tournament ini kami juga berikan uang pembinaan, selain trophi untuk pemenang,” katanya.

Untuk kejurda, jelas dia, peserta mewakili atau dikirim oleh dojo di wilayah DIJ dan harus menunjukkan ijazah karatenya. Sementara untuk open tournament peserta bisa mewakili Dojo, sekolah, Pengkab atau Pengkot perguruan, Forki, Pengda/Pengprov Perguruan di wilayah DIJ.

Sementara Ketua BPPP DIJ Yuni Astuti menambay dukungan yang diberikan, dengan menggelar Kejurda dan Open Tournament, untuk kemajuan karate khususnya di wilayah DIJ. Menurut dia, generasi muda sangat tepat membekali diri dengan mental kuat dengan menjunjung sportivitas seperti yang diutamakan dalam olahraga karate tersebut.

“Olahraga karate ini menarik karena membuat anak-anak muda kita terbentuk menjadi manusia bermental kuat dengan jiwa yang sportif,” ungkapnya. “Kami melihat banyak sekali bakat-bakat atlet di DIJ dan sangat sayang apabila tidak diasah dalam sebuah kejuaraan yang berkualitas. Karena itu kami bekerjasama dengan Pengda INKADO DIJ untuk menggelar kejuaraan yang mengambil tagline Yuni Astuti Cup 2019,” tambah Yuni yang juga Dewan Pembina Inkido DIJ itu.

Selain suport penyelenggaraan, BPPP DIJ menurut Yuni juga memberikan penghargaan pada para juara mulai dari piala hingga uang pembinaan bagi juara umum I, II dan III. “Ini upaya kami mensuport kemajuan olahraga karate di DIJ semoga kejuaraan ini mampu memunculkan bakat-bakat baru atlet yang mampu mengharumkan nama DIJ dan Indonesia,” imbuh perempuan yang juga calon legislatif DPR RI daerah pilih DIJ tersebut.
Pendaftaran Yuni Astuti Cup 2019 sendiri dilaksanakan Jumat (15/2) mulai pukul 13.00 hingga 17.30 di Pendopo KONI DIJ Jalan Kenari Semaki Jogjakarta. Sementara pertandingan dilaksanakan Minggu (17/2) mulai pukul 08.00 di GOR Amongraga. (pra/ong)