MAGELANG – Saat meresmikan proyek-proyek tahun anggaran 2018, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan rombongan memilih berjalan kaki sekitar 400 meter. Mulai rumah dinas wali kota ke Taman Bersih Kotaku Santun Masyarakatnya (BKSM) di depan rumah dinas ketua dewan. Padahal saat itu panitia sudah menyediakan kendaraan.

“Saya pilih jalan kaki. Meski sudah ada odong-odong. Ya, pilih berkeringat sedikit. Saking antusias lihat anak-anak berkesenian mengantar kita ke Taman BKSM ini,” kata Sigit kemarin.

Wali kota dua periode ini berkeinginan membangun taman-taman bunga di sisi timur Kota Magelang.  Di sisi tengah Kota Magelang sudah sudah dibangun taman-taman yang bagus. “Jangan berpikiran kalau taman hanya dibangun di sekitar sini saja, saya berpikir Kota Magelang menyeluruh,” tuturnya.

Sigit menyebutkan, di sisi utara Kota Magelang pemerintah sudah menata lereng kota menjadi sedemikian rupa bagusnya. Di belakang Poncol, jalan juga sudah diperbaiki dan dilengkapi solar sel. “Izinkanlah sebagai penyeimbang. Saya ingin bangun lagi taman yang bagus, mungkin di arah timur,”  ungkapnya.

Dengan keberadaan taman itu diharapkan anak-anak muda Kota Magelang yang mau berkolaborasi sambil membaca buku atau meningkatkan kemampuan, ada di taman sisi timur. “Apakah di Jalan Urip Sumoharjo atau Jalan Soekarno-Hatta, nanti kami rumuskan, termasuk lahan yang representatif. Masa jabatan saya masih dua tahun di sini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono menjelaskan, ada banyak kegiatan strategis dan menumental yang dilaksanakan di tahun 2018. “Total ada 2.722 kegiatan dan 485 program dengan alokasi anggaran Rp 732,17 miliar,” katanya.

Menurutnya, dampak dari kenaikan PAD ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam bentuk bertambahnya program dan kegiatan pembangunan. (dem/laz)